Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Kabar terjangkitnya siswa siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Malang sempat menghebohkan publik. 

Terlebih, baru saja diinformasikan jika sekolah yang berada dikawasan Jl Bandung itu akan diliburkan selama tiga hari sejak Rabu (23/10/2019) besok.

Kepala Sekolah MIN 1 Malang Suyanto menjelaskan penonaktifan segala aktivitas di sekolah memang sengaja diambil. 

Karena pihak sekolah hendak memutus rantai penularan carier dan memberi kesempatan pada siswa untuk melakukan pengobatan pencegahan kuman.

"Jadi istilahnya beberapa anak kami terkontaminasi bakteri difteri, tapi itu bukan difteri. Maka sekolah sengaja diliburkan," katanya pada MalangTIMES, Selasa (22/10/2019).

Dia menjelaskan, selama aktivitas dalam sekolah ditiadakan, seluruh siswa akan tetap melaksanakan kegiatan belajar secara mandiri. 

Di mana pihak sekolah akan terus memantau. Tanpa kecuali memantau konsumsi obat-obatan sebagaimana resep dokter.

"Guru akan cek ke orangtua langsung apakah obat sudah diminum. Karena harus dikonsumsi secara teratur agar efektif," terangnya.

Dia bercerita, awal mula diketahuinya ada siswa yang terkontaminasi virus difteri adalah pada 22 September 2019 lalu. 

Saat itu ada 32 siswa kelas V yang terjangkit dan langsung dilakukan SWAB.

Kemudian dilakukan upaya yang sama di kelas lain yang banyak berinteraksi dengan kelas V. 

Kemudian ditemukan ada siswa dari kelas II yang melakukan SWAB mandiri dan hasilnya positif carier.

"Akhirnya kita sisir di kelas 2 dan ternyata jumlahnya lebih banyak. Ada 69 siswa yang carier dan ini sudah menyebar ke kelas yang lain," imbuhnya.

Dia menjelaskan, penyebaran memang berlangsung sangat cepat. 

Sementara Lab Mikrobiologi memiliki keterbatasan swab. 

Sehari hanya 200 siswa, dan MIN Malang terjadwal 3 atau 4 hari. 

Sehingga untuk menuntaskan 1.617 siswa dan 142 guru dan karyawan butuh waktu lama.

"SWAB menyeluruh setidaknya tiga mingguan," tambah Yanto.

Selama tidak ada aktivitas di sekolah maka pihak sekolah akan melakukan sterilisasi tahap dua dengan fogging desinfektan ke seluruh ruangan.

Tujuannya adalah untuk menyeterilkan ruangan dari virus difteri.