Suasana kegiatan penilaian Taman Posyandu Matahari oleh Dinkes Kota Malang (Foto: Dinkes Kota Malang)
Suasana kegiatan penilaian Taman Posyandu Matahari oleh Dinkes Kota Malang (Foto: Dinkes Kota Malang)

MALANGTIMES - MALANGTIMES - Perlombaan Taman Posyandu yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang di bulan Oktober 2019 ini digaungkan oleh 5 Taman Posyandu di 5 kecamatan di Kota Malang. Beragam keunggulan ditampillam dalam kegiatan pelayanan kesehatan ini. Mulai dari pelayanan Posyandu untuk Balita, Pos Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Bina Keluarga Balita (BKB) hingga lansia.

Salah satunya, di Taman Posyandu Matahari RW 02 Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing Kota Malang. Penyambutan kedatangan tim penilai dengan tarian selamat datang dihadirkan dari murid-murid PAUD di wilayah tersebut untuk memeriahkan acara.



Lalu lalang para kader kesehatan dalam melayani ibu, balita dan lansia juga sangat kentara. Meski tampak riuh, tapi suasana kegiatan Taman Posyandu berjalan dengan sebagaimana mestinya. Bahkan, murid-murid PAUD juga tampak menikmati kegiatan mereka belajar dan bermain.

Kader Taman Posyandu Matahari, Supriatin mengatakan salah satu yang diunggulkan dalam keikutsertaan mereka di perlombaan Taman Posyandu tingkat Kota Malang 2019 yakni peningkatan BKB. Di mana, dalam hal ini melibatkan setiap ibu yang datang untuk diberikan penyuluhan terhadap berbagai informasi kesehatan, misalnya dalam hal pola asuh anak.

"Memang BKB hampir di semua Taman Posyandu ada, tapi kita nggak mau hal ini sampai mati suri begitu istilahnya. Kami di sini menyasar keluarga yang memiliki Balita. Dalam BKB ini para ibu menjadi tau akan informasi bagaimana cara pola asuh anak yang benar, " ungkapnya.



Tak hanya itu, aktivitas PAUD juga menjadi hal yang diperhatikan. Karena kesiapan dalam hal belajar mengajar untuk anak-anak menjadi penting untuk tumbuh kembang anak di masa depan.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Taman Posyandu drg. Indijah Subagyo menyatakan ada beberapa kriteria penilaian dalam lomba tersebut. Mulai dari, administrasi, kinerja kader kesehatan, kinerja Posyandu, hasil monitoring kegiatan, inovasi dari kinerja posyandu higga kesehatan lingkungan (Kesling).



"Dari yang sudah diseleksi, sebenarnya sudah bagus. Tapi penilaian utama nanti juga akan dilihat inovasi apa yang diterapkan dari Taman Posyandu masing-masing nanti akan jadi pembanding penentuan yang terbaik. Di samping suasana lingkungan sekitarnya juga harus bersih dan sehat," paparnya.