Barenlitbang Kota Malang saat berkunjung ke Unikama melakukam penandatanganan nota kesepahaman (Unimama For MalangTIMES)
Barenlitbang Kota Malang saat berkunjung ke Unikama melakukam penandatanganan nota kesepahaman (Unimama For MalangTIMES)

MALANGTIMES - Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) tampaknya memang ingin menjadi salah satu universitas yang unggul dalam bidang teknik infromatika. Buktinya, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Kota Malang pun juga tertarik menggandeng Unikama untuk ikut menjadikan Kota Malang sebagai Kota Ekonomi Kreatif.

“Kedatangan kita ke sini untuk menindaklanjuti pertemuan terdahulu. Kebetulan waktu pertemuan sebelumnya, sudah kita sepakati bahwa bagaimana menjalin tali silaturahmi antara dunia pendidikan, usaha, dan pemerintah. Kami ingin saling memfasilitasi. Dalam konteks ini, alumni yang lulus dari kampus langsung bisa siap bekerja di perusahaan yang membutuhkan. Banyak sekali usaha-usaha yang ada di Kota Malang ini, tetapi sulit mencari talent yang sesuai dengan kebutuhan,” ungkap Drs. Sudarso, M.MA, Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) Barenlitbang Kota Malang.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sinergitas ini sangatlah penting dijalin. Karenanya, Barenlitbang mengajak Unikama bergabung bersama-sama, membangun sebuah komunitas yang tentu bisa bermanfaat bagi khalayak.

“Kita harapkan tidak mengintervensi untuk unit kampus. Tentunya kampus juga berorientasi agar alumninya bisa terserap di pasar dengan baik. Kita mengajak Unikama untuk bergabung ke dalam komunitas kami, sehingga kita bisa sharing dan belajar bersama. Hal ini dilakukan supaya masing-masing perguruan tinggi tidak saling mengejar keinginan sendiri. Sehingga, setiap kampus dan perusahaan bisa saling bersinergi dan akhirnya komunitas aplikasi dan game di Kota Malang ekosistemnya menjadi kuat,” tambahnya.

Adanya komunitas seperti ini begitu sangatlah penting. Jika tidak komunitas, tentunya setiap kampus akan mencari eksistensi masing-masing dan saling berlomba-lomba menjadi yang terbaik. 

"Dan hal ini tentu rawan dimanfaatkan pihak asing, dengan menjadikan peluang bagi mereka mengambil talent-talent dari Indonesia kemudian diberdayakan di luar negeri,"paparnya.

Ketua Program Studi (Kaprodi) Teknik Informatika Muhammad Priyono, M.Eng menjelaskan meskipun pihak Barenlitbang Kota Malang dan Game Developer Malang (GDM) menemui Program Studi (Prodi) TI, maka bukan lantas kerjasama hanya terjalin dengan Prodi TI. Tetapi kerjasama ini mewakili satu Perguruan Tinggi (PT) Unikama.

“Dengan adanya penandatanganan nota kesepakatan ini kita bisa tahu wujudnya. Contoh dalam komunitas pasti masing-masing kampus mencari pasar yang sama. Maka dari itu, dengan komunitas yang dibentuk Barenlitbang ini kami bisa saling share informasi dan memiliki satu tujuan yang sama,” pungkasnya.