Taman Posyandu Kartini 1 Unggulkan Inovasi Jemput Bata, Apa Itu?

MALANGTIMES - Keberadaan Taman Posyandu di Kota Malang rupanya mampu menciptakan masyarakatnya memulai hidup bersih dan mandiri. Integrasi antara kegiatan Posyandu bagi balita, Pos Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Bina Keluarga Balita (BKB) hingga lansia itu sangat kentara di wilayah Taman Posyandu Kartini 1, RW 01 Kelurahan Bareng Kecamatan Klojen.

Lalu lalang balita dengan kompaknya mengikuti kegiatan tersebut sejak pagi ini (Kamis, 17/10). Mulai dari penimbangan, pengukuran tinggi badan, lingkar kepala, lingkar lengan, penyuluhan bagi anak-anak, bahkan yang menarik siswa-siswi PAUD di sini satu persatu secara tertib melakukan praktik cuci tangan pakai sabun dengan benar.

Tak hanya itu, sambutan kepada tim penilai dengan Tarian Penjual Jamu dari siswa-siswi PAUD itu semakin menambah semarak suasana di Taman Posyandu Kartini 1 itu. Lansia juga tidak kalah, mereka kompak melakukan chek up kesehatan.

Ketua Taman Posyandu Kartini 1, Musarofah mengatakan selain berkegiatan umum pihaknya juga menghadirkan inovasi bertajuk Jemput Bata (Jemput Bayi dan Balita). Yakni, apabila diketahui ada balita yang tidak bisa datang ke posyandu, maka petugas akan mengunjungi ke rumah-rumah.

"Kita kunjungi langsung mereka para balita yang tidak bisa datang ke Posyandu, dengan membawa lengkap peralatan kesehatan tentunya," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga membuat grup khusus melalui pesan whatsapp 'Ibu Balita RW 01'. Di mana melalui grup inilah para ibu-ibu saling berkoordinasi dan mengingatkan terkait kegiatan Taman Posyandu. Kemudian di setiap kegiatan, selalu disediakan pula PMT (Pemberian Makanan Tambahan) yang sesuai dengan standart kesehatan baik bagi balita maupun lansia.

"Kami sudah melengkapi itu semua, mulai Posyandu, PAUD, BKB, hingga lansia. Kami berharap kedepan Taman Posyandu Kartini 1 semakin lebih maju dan semakin banyak balita yang mau datang untuk melakukan chek kesehatan atau rutin imunisasi," tandasnya.

Sementara itu, Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinkes Kota Malang, Meifta Eti Winindar, SST, MM menjelaskan kehadiran Taman Posyandu memang sebagai salah satu media dari Dinkes Kota Malang untuk memberikan pembinaan mengenai pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Mulai dari pelayanan kesehatan bagi bayi, dan juga pembelajaran bagi ibu di BKB.

"Kedepan kami harapkan ini bukan hanya ajang lomba, tapi bisa lebih memberikan manfaat bagi masyarakat. Tak hanya bayi, ibu pun juga akan lebih memiliki pengetahuan tambahan dalam hal kesehatan," jelasnya.

Top