Forum Koordinasi Komda (Komisi Daerah) Lansia di Balai Kota Malang oleh Barenlitbang Kota Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Forum Koordinasi Komda (Komisi Daerah) Lansia di Balai Kota Malang oleh Barenlitbang Kota Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Kota Malang bukan hanya dikenal sebagai Kota Pendidikan. Melainkan juga dikenal sebagai kota ramah lansia. Hal itu terlihat dari beberapa fasilitas umum yang diberikan untuk memberi kenyamanan pada lansia.

Selain fasilitas umum, Kepala Barenlitbang Kota Malang, Dwi Rahayu menyampaikan, peningkatan layanan kepada warga lansia juga dilakukan melalui sederet program. Salah satunya dengan melibatkan langsung lansia dalam penyusunan RPJMD tematik.

Baca Juga : Jadi Rp 102 Miliar, Anggaran Covid-19 di Kota Batu Bertambah Dua Kali Lipat

Tujuannya, program yang direncanakan untuk direalisasikan sesuai dengan kebutuhan lansia. Sehingga, keamanan dan kenyamanan warga lansia dapat terus ditingkatkan. Sejumlah program pun kemudian dapat direalisasikan melalui APBD yang dikucurkan ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

"Masukan-masukan masyarakat dari semua lapisan terus menjadi pertimbangan Pemerintah Kota Malang untuk merencanakan pembangunan kedepan," katanya usai menghadiri Forum Koordinasi Komda (Komisi Daerah) Lansia di Balai Kota Malang, Rabu (16/10/2019) kemarin.

Perempuan berambut panjang itu menyampaikan, melalui sederet kegiatan yang dilakukan, kesejahteraan lansia dapat semakin ditingkatkan. Dia pun berharap masukan terus diberikan untuk membangun layanan yang lebih prima.

"Kota Ramah Lansia harus segera kita raih. Itu sebabnya ada banyak program yang selalu melibatkan masyarakat," urai dia.

Baca Juga : Musrenbang RKPD via Teleconference, Ini Target Kota Malang 2021

Sementara itu, Ketua Forkom Lansia Sulastri mendorong agar Pemkot Malang membuatkan pondok lansia secara lebih merata di lima kecamatan. Sehingga dapat menampung lansia yang tidak beruntung lebih banyak lagi.

"Sentuhan lain dibutuhkan lansia, jadi bukan hanya makan dan minum saja. Termasuk kami mendorong agar Pemkot Malang mengupayakan anggaran lima persen untuk disalurkan ke setiap kelurahan," jelasnya.