Dilirik Daerah Lain, Urban Farming Kota Malang Bakal Ditingkatkan

MALANGTIMES -  Keberadaan program 'Urban Farming' di Kota Malang mulai dilirik daerah lain. Pasalnya, sarana budi daya tanaman dalam pengembangan konsep pertanian perkotaan ini telah mampu menekan inflasi.

Hal itu disinggung dalam agenda Rakor Bidang Perekonomian dan SDA Provinsi Jawa Barat konsep Urban Farming Kota Malang, di Hotel Savana, Rabu (16/10).

Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Prov Jabar Iendra Sofyan, ST MSi mengatakan kebutuhan lahan hijau di wilayahnya semakin diprioritaskan. Ia melihat, keadaan di Provinsi Jawa Barat memiliki kemiripan dengan Kota Malang.

Apalagi, ia menilai kebutuhan pangan masyarakat di Jawa Barat belum terlalu siginifikan. Di mana, penduduk yang mengkonsumsi ikan hanya 30 persen saja dibandingan masyarakar pengonsumsi daging. Karenanya, konsep Urban Farming yang dijalankan di Kota Malang ini diakui patut untuk dijadikan percontohan. 

“Fokus pembangunan Provinsi Jawa Barat ini juga akan dirahkan pada diversifikasi pangan. Terlebih sedikitnya lahan membuat warga tidak memiliki bahan pangan alternatif selain beras. Dan Urban Farming bisa jadi solusi," ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Malang Sutiaji membenarkan jika konsep Urban Farming di Kota Malang telah banyak dilirik daerah lain. Karenanya, pihaknya juga meyakini akan adanya peningkatan dalam pengelolaan Urban Farming yang telah diterapkan di 57 Kelurahan di Kota Malang ini.

Salah satu yang akan dikembangkan yakni, konsep Urbang Farming dengan gaya Vertical Garden. Menurutnya, kedepan bukan hanya lahan hijau saja yang ada di Kota Malang tapi pemanfaatan dari tanaman hijau seperti kubis, sawi, kangkung bisa lebih maksimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Sekarang tinggal polanya yang Urban Farming itu tidak musiman, jadi terus menerus dan nanti kita tingkatkan, nanti kan vertical gardennya juga bisa masuk. Jadi nggak hanya ijo royo-royo, tapi nanti saya sarankan seperti kangkung, bayam, sawi, kubis itu," pungkasnya.

Top