Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang). (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang). (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dewasa ini, Indonesia sedang menghadapi suatu era yang disebut sebagai era revolusi industry 4.0. Suatu era di mana terjadi perubahan yang sangat cepat terkait dengan perkembangan teknologi informasi.

Perubahan itu sedemikian cepat tanpa bisa dihentikan oleh siapapun. Banyak orang yang kemudian berlomba membuat berbagai inovasi agar tidak tergerus zaman.

Dengan era industri 4.0 bahkan 5.0 tentu semakin banyak kemajuan-kemajuan yang dicapai umat manusia. Hidup semakin mudah, semakin simple, lebih efisien, lebih efektif, dan sebagainya.

Meski begitu, manusia perlu menyiapkan kekuatan jiwa dalam menghadapi itu semua.

Hal ini dinyatakan oleh Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang), Prof Dr Abdul Haris MAg saat ditemui di Ruang Rektor UIN Malang, Rabu (16/10/2019).

"Harus disiapkan kekuatan mental, spiritual, kekuatan jiwa, dan lain sebagainya," ucapnya.

Nah, UIN Malang yang merupakan bagian dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) membekali mahasiswanya untuk memperkuat jiwanya.

"UIN Malang membekali mahasiswa dari semua prodi untuk memperkuat jiwa, di samping mempersiapkan dari sisi keterampilannya dalam menghadapi era itu," ujar Haris.

Meski begitu, ia menyampaikan, perubahan itu adalah sebuah keniscayaan. Tidak mungkin dunia ini statis dan stagnan, tetapi pasti berubah.

"Mengantisipasi perubahan-perubahan inilah diberi keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan, tetapi dikuatkan jiwanya agar mereka tidak mudah goncang, tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal yang negatif, dan lain sebagainya," tandasnya.