Pengobatan gratis dan imunisasi balita oleh Satgas Pamtas Yonif Raider 509 Kostrad Pos Tatakra kepada warga perbatasan Indonesia-Papua Nugini. (Foto: istimewa)
Pengobatan gratis dan imunisasi balita oleh Satgas Pamtas Yonif Raider 509 Kostrad Pos Tatakra kepada warga perbatasan Indonesia-Papua Nugini. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Sekitar 90 persen warga perbatasan Indonesia dan Papua Nugini (RI-PNG) mengidap penyakit malaria. 

Sementara, 50 persen lainnya mengidap penyakit kulit.

Untuk itu, Satgas Pamtas Yonif Raider 509 Kostrad Pos Tatakra melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan pengobatan gratis dan imunisasi balita kepada warga masyarakat di perbatasan RI-PNG di Kampung Tatakra, Senin (14/10/2019).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang pertemuan Kampung Tatakra. 

Sekitar 40 orang warga terdiri orang dewasa dan anak-anak ikut berpartisipasi.

Letnan Dua Inf, Heryansyah Purba menyatakan, pengobatan gratis ini dilakukan 3 bulan sekali.

"Kegiatan pengobatan gratis kami laksanakan 3 bulan sekali untuk masyarakat di perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini," ucapnya kepada MalangTIMES saat dihubungi melalui WhatsApp, Selasa (15/10/2019).

Ia menjelaskan, jenis penyakit yang paling mendominasi masyarakat di sana adalah malaria.

"Dominan kalau di sekitar Papua ini yang paling banyak itu ya malaria. Sekitar 90 persen. Kemudian penyakit kulit sekitar 50 persen. Sementara yang lain yaitu penyakit diare, dan lain sebagainya," bebernya.

Hery menjelaskan, kondisi lingkungan di sana memang banyak mempengaruhi timbulnya penyakit malaria.

"Bisa jadi dari mungkin dari hutan tropis itu. Dan misal cuaca hujan, air di sungai kotor. Mungkin disebabkan dari situ," terangnya.

Ia mengungkapkan, masyarakat di sana juga mengonsumsi air sungai tersebut untuk air minum.

"Ambil dari sungai kemudian direbus," ungkap nya.

Pengobatan yang diberikan tentu pengobatan penyakit-penyakit tersebut. 

Selain pengobatan gratis dengan melalui pemeriksaan tensi darah terlebih dahulu, ditambah juga pemberian vitamin untuk masyarakat dan imunisasi terhadap balita.

"Selain pengobatan kita kasih vitamin. Kemudian anak-anak kecilnya kami kasih imunisasi," pungkas nya.

Komandan satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 509/BY Letkol Inf Wira Muharommah, S.H.,Psc., di Pos Kotis Senggi Kabupaten Keerom Papua secara terpisah menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Satgas Pamtas terhadap kondisi masyarakat yang berada disekitar perbatasan Negara.

"Di samping itu juga, kegiatan ini dalam rangka meningkatkan hubungan kedekatan  dengan seluruh komponen masyarakat yang ada di wilayah perbatasan guna terciptanya hubungan yang harmonis, saling membantu dan kerjasama antara Satgas Yonif R 509 dengan warga sekitar pos guna mendukung Tugas pokok Satgas Pamtas," ungkap nya.

Kepala Sekretaris kampung Tatakra, Martien Ball juga mengatakan kegiatan pengobatan dan imunisasi gratis yang di lakukan satuan Yonif 509 kostrad ini sangat membantu bagi masyarakat kampung Tatakra.