Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - 2019, geliat pasar modal di Kota Malang tunjukkan tren positif. 

Investasi di pasar modal disebut cukup aktif dan banyak melibatkan kalangan anak muda. 

Hal itu sebagaimana data yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang.

Kepala OJK Malang, Sugiarto Kasmuri menyampaikan, dilihat dari indikator Single Investor Identification (SID) hingga Agustus 2019, tercatat ada 14 ribu ID yang terdaftar di Kota Malang. 

Angka itu tertinggi dibanding enam daerah lain yang berada di bawah pengawasan OJK Malang.

"Kota Batu SID relatif kecil, sekitar 651 ID. Karena mungkin jumlah penduduknya masih kecil, tapi nilai di Batu lebih besar," katanya pada wartawan, Senin (14/10/2019).

Pria berkacamata itu menyampaikan jika investasi individu terus didorong. 

Karena itu menjadi salah satu indikator pasar modal terus mengalami geliatnya. 

Perputaran ekonomi pun dapat terlihat dari salah satu indikator tersebut.

"Sampai saat ini untuk SID dalam bentuk CV tercatat sekitar 14 ribuan. Sedangkan untuk ID perusahaa ada sekitar 22," jelasnya.

Perilaku investor saat menanamkan modal itu menurutnya juga mampu menunjukkan tren jual beli. 

Karena di satu titik, terlihat ada waktunya investor lakukan pembelian saham dan ada waktu di mana mereka membeli saham.

"Ada tren kapan dia beli dan jual dan bisa dilakukan analisa lebih jauh lagi terkait habit investor," imbuhnya.