Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Ilustrasi (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Kejadian bayi kembar pasangan artis Irish Bella dan Amar Zoni yang meninggal dunia dalam kandungan di usia 27 minggu beberapa waktu lalu menjadi hal yang mestinya diperhatikan. Bukan tidak mungkin kejadian tersebut bisa dicegah jika kebutuhan nutrisi ibu terpenuhi.

Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang Meifta Eti Winindar menyatakan, banyak faktor yang bisa memengaruhi terjadinya kematian bayi dalam kandungan atau intrauterine fetal death (IUFD) dalam rentang usia lebih dari 20 minggu. Salah satunya terkait kondisi kesehatan ibu hamil tersebut.

"Kehamilan yang kurang sehat itu kita bisa lihat dari segi kondisi kesehatan ibunya. Dan hal itu bukan dari fisiknya saja. Bisa dari masalah kebutuhan kecukupan gizinya juga," ujar dia.

Dari catatan Dinkes Kota Malang, kasus kematian janin dalam kandungan dari Januari hingga Sepember 2019 berjumlah 36 kasus. Sedangkan keguguran atau abortus mencapai 181 kasus.

Karena itu, Dinkes Kota Malang juga tengah gencar mengintervensi penekanan kasus kematian ibu dan bayi. Hal itu bukan lagi dimulai sejak ibu hamil, melainkan sejak wanita sudah masuk usia remaja hingga menjadi calon pengantin.

"Untuk intervensi penurunan angka kematian ibu dan anak memang bukan ibu hamil saja, tapi jauh sebelum itu harus dipersiapkan. Sejak remaja putri itu, kami gencar melakukan penyuluhan terkait kesehatan reproduksi, tablet tambah darah, gizi persiapan hamil, hingga khursus pengantin," imbuh Meifta.

Sementara, Kepala Puskesmas Cipto Mulyo dr Edy Dwitanto menambahkan, faktor IUFD sangat beragam. Tak hanya memperhatikan kebutuhan akan nutrisi saja, tetapi pola asuh bagi seorang calon ibu juga penting untuk dipersiapkan. Sebab, menjadi ibu hamil yang akan melahirkan anak juga butuh mental yang cukup.

"Tidak cukup hanya dari materi saja, tapi bagaimana untuk menjadi ibu yang benar-benar paripuran itu juga harus dipersiapkan baik dari sisi mental dan fisik. Ini yang harus dipahami. Karena terkadang sudah berbekal pengetahuan, tapi mereka masih belum sadar akan hal itu," ungkapnya.