Ada Lumpur Lapindo Rasa Lumer di Kota Batu, Bagaimana Bentuknya?

Oct 12, 2019 16:34
Lumpur lapindo dengan varian durian di jalan Diponegoro, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Lumpur lapindo dengan varian durian di jalan Diponegoro, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

 Lumpur lapindo tiba-tiba muncul di tengah-tengah wilayah Kota Batu. 

Tapi lumpur yang satu ini bukan layaknya lumpur lapindo Sidoarjo, melainkan sebuah camilan yang bisa dimakan di Jalan Diponegoro, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu.

Lumpur yang satu ini menambah pilihan kuliner oleh-oleh khas Kota Batu. Yang unik, lumpur ini memiliki beragam cita rasa.

Baca Juga : Punya Rasa Manis, Pahit dan Legit, Ciri Khas Durian Kunir dan Bajol Desa Jombok

Mulai dari rasa original, nangka, durian, coklat, keju, greentea, kelapa muda, dan campuran.

Bahkan, cara pembuatannya pun berbeda dengan pada umumnya.

Proses pembakarannya atau masaknya harus menggunakan arang di atasnya. 

Jika pada umumnya dimasak di cetakan lumpur, namun ini di atasnya juga diberikan pemanas dari arang.

“Kalau pada umumnya memang hanya di masak di atas wajan lumpur. Kemudian hanya ditutup atasnya, tapi kalau di sini berbeda,” kata Dinok Triartini, pengelola Lumpur Lapindo.

“Ya kalau di bawahnya dari panas api kompor, kalau atasnya dari panas arang. Kenapa dibuat seperti ini supaya panasnya merata,” imbuhnya, Sabtu (12/10/2019).

Baca Juga : Cake Kampanye Diabetes, Bikin Auto Bye Bye Makanan Manis Nih

Sedangkan untuk pemanasan dengan arang itu cukup selama 4-5 menit. Namun untuk keseluruhan pembakaran selama 7-10 menit.

“Selain itu juga untuk membuat tekstur gosong, namun memiliki aroma yang wangi,” jelas Dinok.

Dengan cara demikian, ternyata akan membuat tekstur lumpur umumnya lebih lumer dan lembek.

Dikonsumsi saat dingin pun bahkan lebih enak, rasanya seperti puding.

“Kalau dimakan saat panas  juga enak. Tergantung selera juga. Komposisi jajanan ini pun sama seperti lainnya, yang beda hanya kualitas dari bahannya,” tutupnya.

Topik
BatuBerita BatuLumpur LapindoKuliner batuLumerLumer kota batu
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru