MALANGTIMES - Permasalahan sampah di Kota Malang memang selalu menjadi perhatian, karena hal tersebut bisa merusak citra 'Bhumi Arema' sebagai kota yang terkenal kebersihannya. 

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang dalam hal ini mengaku setiap harinya mengangkut sampah hingga dua mini dump truk.

Sebagai kota produktif, Kota Malang harus menerima imbas yakni banyaknya sampah yang harus dikelola dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup.

Kepala Bidang Pelayanan Kebersihan DLH Kota Malang, Joao Maria Gomes Je Carvalho mengatakan bahwa setiap harinya anggotanya bisa mengangkut sampah dengan mini dump truk sampai dua rate.

"Setiap harinya mini dump truk itu mengangkut 2 rate untuk dijalan," katanya saat dijumpai MalangTIMES.

Lalu, kadang kala DLH Kota Malang juga mendapat permintaan dari warga untuk melakukan kerja bakti. Dan biasanya sampah yang dihasilkan bisa mencapai satu hingga dua comvactor.

"Jika ada kerja bakti bisa satu sampai dua comvaktor, kadang juga satu comvactor dan satu atau dua mini dump truk. Tergantung kebutuhan," ungkapnya.

Kamis (10/10/2019) Joe mendapat laporan sementara bahwa anggotanya yang melakukan kerja bakti di daerah Jalan Teluk Grajakan mendapatkan sampah berjajar hingga 700 meter.

"Hari ini saja saya dapat laporan itu sampah berjajar hingga 700 meter," katanya.

Dengan itu, Joe meminta kepada anggotanya agar selalu kerja tuntas saat di lapangan. 

Hal itu agar ketika ada suatu event atau kegiatan, tidak harus terburu-buru bekerja dan kesulitan.

"Saya selalu minta kepada pasukan agar selalu kerja tuntas, ada sampah sedikit sikat. Jangan menunggu ada kegiatan besar atau hari besar, karena itu akan membuat sulit pekerjaan," pungkasnya.