MALANGTIMES - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Bidang Pelayanan Kebersihan total melakukan pembersihan di wilayah 'Bhumi Arema' untuk menyambut penghargaan Piala Adipura 2019.

Kota Malang sejak tahun 2013 lalu adalah langganan daerah yang mendapatkan Piala Adipura. 

Namun pada tahun 2018 lalu 'Bhumi Arema' gagal mempertahankan gelar Adipura dan hanya meraih plakat Adipura untuk sarana dan prasarana terbaik Adipura 2018 bersama empat kota lain di Indonesia.

Karenanya, tahun ini DLH lebih bekerja keras untuk membuat Kota Malang semakin bersih dan indah. 

"Sebenarnya kalau pembersihan kami rutin melakukan tapi sekarang juga persiapan Adipura," kata Kepala Bidang Kebersihan DLH Kota Malang, Joao Maria Gomes Je Carvalho atau yang akrab disapa Joe.

Dalam dua hari ini, Joe mengaku sudah melakukan kerja bakti di wilayah Panji Suroso  dan Teluk Grajakan. 

"Karena kondisinya sudah seperti itu kita kerjakan mulai atas, dari Panji Suroso dua hari lalu sudah kami bersihkan. Lalu hari ini sekitar 120 orang di daerah Teluk Grajakan," katanya lagi.

Bagi Joe, demi meraih gelar Adipura pihaknya tidak ada kata memprioritaskan untuk kebersihan di Kota Malang. 

Bahkan, ia mengaku saat ini ada agenda rutin untuk kerja bakti bagi anggotanya.

"Kami untuk Adipura itu semua wilayah prioritas, tidak ada yang tidak prioritas. Karena yang dilihat nanti itu semuanya, termasuk sungai saluran, terutama TPA, TPS dan lainnya. Jadi tidak ada wilayah khusus, semua harus dikerjakan," ungkapnya.

"Saya sudah instruksikan anggota agar tidak memperhatikan satu wilayah saja, semua harus total kerja tuntas agar tidak ada lagi pekerjaan menumpuk," imbuhnya mengakhiri.