MALANGTIMES - Jenis pendidikan di Kota Malang tak hanya pendidikan formal saja. Pendidikan formal pun juga ada. 

Salah satu satuan pendidikan non formal adalah Sanggar Kegiatan Bersama (SKB).

Beberapa waktu yang lalu, 100 siswa peserta Pendidikan Keterampilan Kesetaran Paket A, Paket B, dan Paket C melaksanakan uji kompetensi di UPT. 

Sanggar Kegiatan Bersama (SKB) Kota Malang kawasan jalan LA Adi Sucipto Gang Makam.

”Siswa peserta Pendidikan Keterampilan Kesetaran Paket A, Paket B, dan Paket C yang melaksanakan uji kompetensi diikuti oleh 100 orang peserta yang berusia 15 tahun sampai dengan 35 tahun," jelas Kepala UPT. SKB Dinas Pendidikan Kota Malang, Drs Imam Hambali.

Setiap hari Senin sampai hari Kamis peserta Kesetaran Paket A, Paket B, dan Paket C mengikuti proses belajar mengajar layaknya di sekolah formal.

"Sedangkan di hari Jumat khusus digunakan untuk mendidik, melatih, dan membimbing peserta kesetaraan dengan berbagai keterampilan," lanjutnya.

Keterampilan-keterampilan tersebut, kata Imam, di antaranya keterampilan tata rias kecantikan, keterampilan komputer, keterampilan tata busana, dan keterampilan tata boga.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Dra Zubaidah MM sempat meninjau uji kompetensi tersebut. 

Ia berharap peserta kesetaraan dapat memaksimalkan keterampilan yang diperoleh di SKB.

"Kami berharap peserta kesetaraan dapat memaksimalkan keterampilan yang diperoleh di SKB sebagai bekal hidup mereka dalam meningkatkan taraf ekonominya," ucapnya

Dinas Pendidikan sendiri selalu melakukan evaluasi terhadap berbagai program kerja, termasuk program yang dijalankan di SKB tersebut.

"Misalnya untuk kue kering jenis nastar bisa dimodifikasi bentuk dan ukurannya sehingga memiliki daya saing dipasaran. Selain itu perlu kiranya ada standart khusus produksi kue, makanan, ataupun minuman. Sehingga terjamin higienitasnya, rasa, serta kualitasnya,” bebernya.