Edi Lutfianto alias Bogel, tersangka beserta motor hasil curian saat diamankan polisi. (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Edi Lutfianto alias Bogel, tersangka beserta motor hasil curian saat diamankan polisi. (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Edi Lutfianto alias Bogel hanya bisa pasrah saat digelandang polisi ke kantor Polsek Gedangan, Rabu (9/10/2019) malam. Salah satu warga Dusun Sumbernanas, Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang,  ini dijebloskan polisi ke dalam bui lantaran terlibat komplotan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor).

”Tersangka Bogel ini diamankan jajaran kepolisian Polsek Gedangan lantaran terbukti melancarkan aksi pencurian sepeda motor,” kata Kasubag Humas Polres Malang AKP Ainun Djariyah, Kamis (10/9/2019).

Berdasarkan laporan yang diterima polisi, aksi pencurian yang melibatkan tersangka Bogel terjadi pada Rabu (9/10/2019) malam. Sedangkan kendaraan yang dicuri komplotan yang beranggotakan dua orang pelaku ini merupakan sepeda motor Beat nopol F-2654-FDU.

Motor matik tersebut milik Riyadi, warga Dusun Sumberperkul, Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan. ”Dari penuturan tersangka Bogel, ketika melancarkan aksi pencurian, dia tidak sendirian. Melainkan dengan seorang temannya yang berhasil kabur saat hendak diamankan petugas. Identitasnya sudah kami ketahui. Petugas sudah dikerahkan ke lapangan guna memburu keberadaan pelaku yang masih berstatus DPO (daftar pencarian orang) tersebut,” ungkap Ainun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES.com, seorang pelaku yang masih berstatus buron tersebut berinisial FND. Remaja 19 tahun itu merupakan warga Dusun Sumbernanas, Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan.

Diperoleh keterangan, sebelum aksi pencurian ini terjadi, korban sempat berkunjung ke rumah salah satu temannya yang bernama Sugianto. warga Dusun Sumberbanteng, Desa Segaran, Kecamatan Gedangan. Setibanya di lokasi kejadian, Riyadi langsung memarkirkan sepeda motor yang dikendarainya di halaman rumah saksi Sugianto.

Di sisi lain, Bogel dan FND yang sempat berkeliling menggunakan sepeda motor dengan cara berboncengan guna mencari sasaran kendaraan yang bisa dicuri, akhirnya sepakat mengasak motor milik korban saat melintas di sekitar lokasi kejadian.

Setelah memastikan situasi aman, tepatnya sekitar pukul 21.00 WIB. Komplotan pencuri ini akhirnya melancarkan aksinya. ”Ketika mencuri, kedua pelaku ini saling berbagi tugas. Tersangka Bogel berperan sebagai eksekutor. Sedangkan temannya bertugas mengamati situasi di sekitar lokasi kejadian dengan mengendarai sepeda motor mereka yang dijadikan sarana mencuri,” terang Ainun.

Bermodalkan kunci T yang sudah dimodifikasi, Bogel dengan leluasa bisa membawa kabur kendaraan milik korban. Namun, saat hendak menyalakan mesin kendaraan, ternyata kunci T yang digunakan pelaku menyangkut di rumah kontak kendaraan. Alhasil motor yang berhasil dibawa kabur dari lokasi kejadian tersebut tidak bisa dikendarai lantaran mesinnya mati.

Dengan terpaksa, FND akhirnya mendorong Bogel yang saat itu naik di atas kendaraan hasil curian. Tidak berselang lama kemudian, Riyadi yang hendak pulang ke rumahnya mendapati sepeda motor miliknya sudah tidak ada di tempat semula.

Mengetahui hal itu, pria 33 tahun ini sempat menanyakan keberadaan kendaraan miliknya kepada warga setempat. Dari keterangan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, warga sempat berpapasan dengan sepeda motor yang memiliki ciri-ciri yang sama seperti kendaraan korban saat melintas di sekitar lokasi kejadian.

Mendapat keterangan tersebut, pria yang kesehariannya bekerja sebagai sopir ini akhirnya memburu keberadaan kedua pelaku. Sedangkan beberapa warga lainnya yang turut mengejar keberadaan pelaku juga sempat melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, petugas gabungan dari Polsek Gedangan dan Unit Sabhara Polres Malang yang saat itu sedang melakukan patroli seketika diterjunkan ke lapangan guna melakukan penyelidikan.

Dengan dibantu warga, petugas kepolisian gabungan akhirnya berhasil mengamankan pelaku. Saat itu keduanya diketahui sedang berupaya membawa kabur motor hasil curian melalui kawasan jalan raya yang ada di Dusun Putat, Desa Segaran, Kecamatan Gedangan.

Namun sayangnya, pelaku FND yang menyadari kedatangan polisi langsung bergegas kabur meninggalkan temannya. Sedangkan tersangka Bogel yang tak berkutik, hanya bisa pasrah saat dirinya digelndang petugas ke kantor Mapolsek Gedangan. 

”Kasusnya masih kami kembangkan. Selain memburu keberadaan pelaku lainnya, diduga kuat komplotan pencurian ini juga sudah sering melancarkan aksi pencurian,” kata Ainun yang juga pernah menjabat sebagai kasat binmas Polres Malang tersebut.

Selain mengamankan tersangka Bogel, lanjut Ainun, polisi juga menyita berbagai barang bukti dari pria 21 tahun tersebut. Yakni satu unit motor hasil curian, serta kunci T yang digunakan sebagai sarana mencuri. ”Terhadap tersangka kami jerat dengan pasal 363 KUHP, tentang tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor),” tutup perwira polisi dengan pangkat tiga balok di bahu ini.