MALANGTIMES - Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kota Malang Dra Zubaidah MM memberikan beberapa petuah saat momentum Sosialisasi Pendampingan dan Pengimbasan Program Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang diselenggarakan di SMP Negeri 13 Malang, Kamis (10/10/2019).

Zubaidah mengajak agar peserta SPMI bekerja dengan sepenuh hati, berhati-hati, dan tidak sesuka hati sesuai dengan aturan maupun peraturan yang berlaku. "Semua tugas akan dapat kita laksanakan dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan oleh semua pihak manakala kita bekerja dengan sepenuh hati, berhati-hati, dan tidak sesuka hati,” ucapnya.

Selain itu, di samping memiliki kompetensi keilmuan sebagai bekal menjalankan proses belajar mengajar, tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan di Kota Malang harus memiliki kematangan spritual, emosional, dan sosial.

"Tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan saat ini harus pula memiliki kematangan spiritual, emosional, dan sosial agar dapat menghindarkan diri dari berbagai permasalahan yang timbul saat menunaikan kewajiban sebagai pendidik maupun staf," ujarnya.

Sabar, ikhlas, dan meniatkan diri bekerja sebagian dari ibadah. Itulah yang diharapkan Zubaidah ditanamkan kepada jajaran tenaga pendidik maupun kependidikan di Kota Malang.

Lebih lanjut Zubaidah mengimbau kepada peserta Sosialisasi Pendampingan dan Pengimbasan Program SPMI agar memberikan teladan secara nyata kepada peserta didik. Tidak hanya sekadar pada tataran teori ideal semata.

Suri teladan tersebut bisa dilaksanakan melalui pembiasaan agar terbentuk karakter religius, nasionalis, mandiri, jujur, dan gotong royong kepada seluruh warga sekolah. Sehingga pada akhirnya terwujud generasi yang berintegritas, bermartabat, matang spritualnya, emosionalnya, intelektualnya, serta sosialnya baik.

”Peran guru masa kini tidak hanya mengajar saja, namun juga sebagai fasilitator, katalisator, penghubung, serta penjaga gawang bagi peserta didiknya, orang tua siswa, masyarakat, dan juga lingkungannya," tegas Zubaidah.

Ia berharap apa yang disampaikannya diteruskan kepada yang lain sehingga tidak berhenti sampai di situ saja.

Pada kesempatan ini, Zubaidah juga menyampaikan program kerja serta inovasi yang dilakukan demi tercapainya peningkatan kualitas pendidikan dan juga peningkatan pelayanan pada masyarakat di sektor pendidikan. Beberapa di antaranya berkenaan dengan zonasi peserta didik, zonasi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, maupun zonasi sarana prasarana yang telah dilakukan. "Dari waktu ke waktu akan terus dievaluasi kelebihan maupun kelemahannya," tandasnya.

Dalam laporannya, Kepala SMPN 13 Malang Dra Lilik Ermawati MPd mengatakan, kegiatan ini selain diikuti oleh jajaran SMPN 13 Malang, juga dihadiri SMPN 15, SMPN 18, SMPN 25, SMP Wahid Hasyim Malang, dan SMP Brawijaya Smart School sebagai sekolah imbas SPMI.