MALANGTIMES - Angin kencang bukan hanya mengakibatkan pohon tumbang atau atap berterbangan di Kota Batu. Tetapi, angin kencang juga berimbas pada kebakaran lahan di dua titik di Kota Batu.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)Kota Batu Achmad Choirur Rochim mengatakan, kebakaran lahan itu terjadi di Jalan Pattimura RT 05 RW 07 Kelurahan Temas Kecamatan Batu dan hutan petak 82b Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu.

“Kedua kebakaran lahan ini diduga karena kelalaian manusia. Salah satunya didasari ingin membuka lahan,” kata Rochim.

Ya seperti di lokasi hutan petak 82b Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, kebakaran lahan diduga karena kelalaian manusia yang membuka lahan. Imbasnya, lahan hutan seluas kurang lebih 1.5 hektare terbakar.

“Seluas 1.5 hektare yang terbakar itu merupakan pohon-pohon pinus,” tambahnya, Kamis (10/10/2019). Agar tidak merambat akibat cuaca berangin, tim menyisir bara api dan melakukan pemadaman.

Sedangkan kebakaran lahan di Jalan Pattimura itu terjadi diduga disebabkan oleh warga yang membakar sampah di lahan yang dekat dengan rumpun bambu. Lalu warga itu meninggalkan lokasi pembakaran sampah tersebut. Akibatnya api itu meluas dan merembat ke rumpun bambu.

“Lahan dan rumpun bambu dengan luas 200 meter persegi terbakar. Tim langsung menuju lokasi tersebut dilakukan pemadaman manual,” imbuh Rochim.

Tim pemadam juga  membuat sekat bakar agar tidak merambat di titik lainnya. “Memang saat musim kemarau ini banyak warga yang diduga memanfaatkannya untuk membuka lahan,” tutup Rochim.