MALANGTIMES - Merasa di PHP, Forum Masyarakat Peduli Prestasi Kota Malang kecewa atas sikap yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Lantaran, hari ini (Kamis, 10/10) para pimpinan Cabang Olahraga (Cabor) harusnya menghadiri Rapat Koordinasi di Balai Kota Malang.

Sayangnya, acara yang dijadwalkan pada pukul 08.30 di Ruang Mojopahit dengan agenda Rapat Koordinasi tentang Forum Masyarakat Peduli Prestasi Kota Malang itu secara tiba-tiba dibatalkan sepihak oleh yang mengatasnamakan Pemkot Malang.

Kekecewaan tersebut disampaikan oleh Ketua Harian Cabor Prestasi Tarung Derajat, R Purwono Tjokro Darsono yang juga ikut menghadiri rencana rakor tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan Pemerintah Kota Malang sangat tidak mencerminkan sebagai lembaga eksekutif yang independen.

"Beberapa hari yang lalu kita mendapat undangan, kemudian kami pengurus Cabor sangat senang. Artinya ada bentuk perhatian dari pemerintah kota perihal prestasi Cabor di Kota Malang. Tapi, setelah kita sampai di Pemkot malah diberitahu jika kegiatan itu tidak dijadwalkan," ujarnya saat MalangTIMES menghubungi melalui sambungan telfon.

Yang lebih disesalkan, pembatalan tersebut hanya dilakukan melalui pesan Whatssapp, sedangkan para penanggung jawab Cabor telah hadir dengan berpakaian rapi mengenakan batik.
 


"Kita kecewa, kok mekanismenya seperti ini. Kita menerima pemberitahuan itu via pesan saja, dan katanya ditunda untuk waktu yang tidak ditentukan. Kami sudah terlanjur datang dan pengurus Cabor kan ada kegiatan lain," imbuhnya.

Menurutnya, sebagai lembaga eksekutif sangat disayangkan ada sikap yang tersebut. Lebih lanjut pria yang akrab disapa Gus Ipung ini menjelaskan, jika memang harus ada pembatalan terkait undangan yang diberikan tidak dihari acara. Hal itu, seolah membuat asumsi kalau Pemerintah Kota Malang tidak serius dalam memperhatikan prestasi Cabor.

"Kita awalnya senang, ada bentuk perhatian. Bayangan kami kan ini undangan terhormat. Tapi sekelas Pemkot Malang masak tata kelolanya seperti itu," tandasnya.

Selain Cabor Tarung Drajat, beberapa Cabor lain seperti Cabor Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI), Cabor Tenis Meja, Karate, Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin), Atletik dan masih ada lainnya.

Senada, Ketua Cabor Issi Kota Malang, Suwono menambahkan pihaknya juga merasa kecewa. Lantaran, waktu yang telah diluangkan oleh masing-masing penanggung jawab Cabor menjadi sia-sia dan mengganggu pekerjaan lainnya.

"Saya nggak mau komentar banyak, ya kalau membatalkan dari kemarin lah. Jangan kita sudah datang semua di tempat, baru ada kabar pembatalan. Kasian yang lain, seharusnya kerja jadi tidak masuk. Ini kayak nggak ada komitmen saja," ungkapnya.