MALANGTIMES - Kabupaten Malang menjadi daerah ke 12 yang menerima Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 Tahun 2019 tentang Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Singhasari. Kabupaten Malang menjadi daerah pertama setelah menyerahkan PP tersebut langsung melakukan peletakan batu pertama.

Ya sesampainya Menteri Pariwisata Arief Yahya,  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Malang Sanusi bersama Direktur Utama PT Intelegensia Grahatama David Santoso melakukam peletakkan batu pertama di Lokasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Kabupaten Malang, Selasa (8/10/2019).

“Dengan adanya KEK ini Kabupaten Malang jadi nomor 1. Kanapa begitu? Baru diserahkan langsung dibangun,” kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

Ia menambahkan, KEK Kabupaten Malang tercepat dari daerah lainnya. Sebab baru diserahkan PP tersebut sudah melangsungkan peletakkan batu pertama. “Dan ini tercepat padahal daerah yang lainnya itu baru 3 tahun setelah diserahkan PP itu baru memulai peletakkan baru pertama,” imbuhnya.

Selain itu Kabupaten Malang juga dianugerahi nomor yang hoki yakni 68. Ditambah tanggal diterbitkannya PP KEK Singhasari pada 27 September 2019 silam. “Bukan hanya cepat, tapi nomernya hoki yakni 68. Lalu tanggal diterbitkannya itu 27 yang merupakan hari pariwisata dunia,” jelas Arief. 

Ia pun berharap dengan diterbitkannya PP KEK Singhasari Jawa Timur sebagai pusat pengembangan ekonomi digital.

Sedang Bupati Malang Sanusi menambahkan, agar Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan pembinaan ke depannya. Dan segera menindaklanjuti diterbitkannya PP Kek Singhasari ini. “Supaya manfaatnya segera dirasakan guna menunjang kesejahteraan dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ucap Sanusi. 

Ini adalah satu langkah besar yang berhasil kami raih bersama berkat kerja keras seluruh pihak. Mulai dari tim percepatan KEK Singhasari, pihak swasta sebagai pengusul, Pemkab Malang, maupun Pemprov Jawa Timur,” kata Sanusi.

Dengan disetujuinya dan diserahkannya PP KEK Singhasari itu, maka menjadi tahap baru perkembangan pengembangunan sektor industri kreatif dan pariwisata khususnya di Kabupaten Malang.

Sementara itu KEK Singhasari terletak di tiga desa di Kecamatan Singosari. Yakni, di Desa Klampok, Purwoasri, dan Lang-Lang. Di atas lahan seluas 283.1 hektare tersebut, nantinya akan dibangun tiga sentra kegiatan atau zonasi. Yaitu, zona pariwisata, zona techno park, dan zona industri kreatif.

KEK Singhasari sendiri merupakan kawasan ekonomi khusus pertama yang mengusung konsep industri kreatif di samping pengembangan pariwisata dan technopark. Terdiri atas zona pariwisata dan zona pengembangan teknologi.