MALANGTIMES - Penantian panjang Kabupaten Malang agar ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) akhirnya berbuah manis. Setelah dua tahun harap-harap cemas, Dewan Nasional kawasan Ekonomi Khusus melalui Sekretaris Menteri Koordinator Perekonomian dalam Peraturan Pemerintah tentang pengesahan KEK Singhasari telah resmi diteken oleh Presiden RI Joko Widodo.

Peraturan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 Tahun 2019 Tentang KEK Singhasari. Akhirkan surat itu diterbitkan pada 27 September dan diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Penyerahan itu juga langsung disaksikan oleh Bupati Malang Sanusi dan Direktur Utama PT Intelegensia Grahatama David Santoso di Lokasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Kabupaten Malang, Selasa (8/10/2019). 

Bupati Malang Sanusi mengatakan, bahwa ditekennya peraturan pemerintah tentang penetapan KEK Singhasari merupakan mimpi yang sangat dinanti. Bukan hanya oleh Pemerintah Kabupaten Malang, namun juga kabupaten dan kota yang ada di sekitar Kabupaten Malang maupun Jawa Timur. 

“Ini adalah satu langkah besar yang berhasil kami raih bersama berkat kerja keras seluruh pihak. Mulai dari tim percepatan KEK Singhasari, pihak swasta sebagai pengusul, Pemkab Malang, maupun Pemprov Jawa Timur,” kata Sanusi.

Dengan disetujuinya dan diserahkannya PP KEK Singhasari itu, maka menjadi tahap baru perkembangan pengembangunan sektor industri kreatif dan pariwisata khususnya di Kabupaten Malang.

“Seiring dengan berjalannya waktu, kami berharap keberadaan KEK ini akan mengantar pariwisata di kabupaten menjadi lebih maju,lebih baik, dan berkembang,” imbuhnya.

KEK Singhasari terletak di tiga desa di Kecamatan Singosari. Yakni, di Desa Klampok, Purwoasri, dan Lang-Lang. Di atas lahan seluas 283.1 hektare tersebut, nantinya akan dibangun tiga sentra kegiatan atau zonasi. Yaitu, zona pariwisata, zona techno park, dan zona industri kreatif.

KEK Singhasari sendiri merupakan kawasan ekonomi khusus pertama yang mengusung konsep industri kreatif di samping pengembangan pariwisata dan technopark. Terdiri atas zona pariwisata dan zona pengembangan teknologi. 

Sementara itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menambahkan, sangat bahagia saat KEK ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2019 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari. “PP ini terbit yang jabat tangan saya dan pak wagub,” ujar Khofifah. 

Sedang Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan, agar setelah diterbitkan dan diserahkannya surat itu bisa segera beroperasi. “Selamat akhirnya PP-nya keluar, semoga keinginannya segera dilakukan,” ucap Arief.