MALANGTIMES - Dua pekan, polisi membekuk lima pelaku penyalahgunaan narkoba. 

Tak tanggung-tanggung, barang bukti narkoba berjenis sabu, dengan total seberat 730,84 gram berhasil diamankan polisi dari lima pelaku.

Dari jumlah barang bukti sabu yang diamankan tersebut, jumlah generasi bangsa yang terselamatkan cukup fantastis. 

Bukan hanya ratusan ribu, melainkan hingga mencapai satu juta generasi bangsa yang terselematkan dari jerat narkoba.

"Dari 730,84 gram ini, Alhamdulillah, satu juta orang bisa kita selamatkan dari narkoba," ungkap Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK, MH yang dijuluki Polisi Super ini.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam upaya melakukan pemberantasan narkoba, juga tak lepas dari peran serta masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi bangsa agar terhindar dari jerat hitam narkoba.

"Peran serta masyarakat kami butuhkan, sehingga kami akan menerima informasi apapun dari masyarakat, baik itu lokasi atau orang yang dicurigai. Dari situ tim kami bisa melakukan tindakan untuk menangkap para bandar yang ingin merusak generasi bangsa," paparnya

Ditambahkan, sama halnya dengan kejahatan pencurian kendaraan curanmor.

Dalam penanganan kasus narkoba, titik berat kami ada dua hal yakni terus melakukan tindakan represif menangkapi para pelaku penyalahgunaan narkoba dan juga melakukan tindakan proaktif melakukan sosialisasi pada masyarakat maupun para generasi muda disekolah-sekolah.

"Untuk penyuplai barang terhadap para pelaku, sudah terdeteksi, saat ini masih terus kami kembangkan dan masih proses pencarian. Kami terus berkordinasi dengan berbagai pihak," pungkasnya.

Sementara itu, lima pelaku tersebut yakni, Ge alias Yatomo, yang dibekuk polisi pada 20 September 2019, di kawasan Jalan Saxsophone, Tunggulwulung, Lowokwaru, Kota Malang, kemudian Acep W, yang ditangkap pada 13 September 2019, di kawasan Jalan Pattimura, Batu.

Selanjutnya, adalah Dimas Surya, ditangkap pada 10 September 2019 dikawasan Jalan Kota Malang, Agus Setiawan ditangkap pada 14 September 2019 di Jalan Marthadinata, Kotalama, Kedungkandang. Teralhir terakhir M Irawan alias Kentung yang ditangkap pada 16 September 2019 di Jalan Lesanpuro gang 12, Kedungkandang, Kota Malang.