Kepala Balitbangda Kabupaten Malang M Hidayat di acara penganugerahaan innovative government award 2019 (for MalangTimes)
Kepala Balitbangda Kabupaten Malang M Hidayat di acara penganugerahaan innovative government award 2019 (for MalangTimes)

MALANGTIMES - Pemerintah pusat mendorong bahkan mewajibkan pemerintah daerah untuk berinovasi dalam menggerakkan roda pemerintahan. 

Hal ini didasarkan pada berbagai perubahan serta kebutuhan masyarakat yang kini berada dan hidup di era revolusi industri 4.0.

Perubahan cepat itulah yang harus dijawab oleh pemerintah, sehingga proses pelayanan kepada masyarakat pun bisa berjalan maksimal.

Inovasi pemerintah daerah pun menjadi salah satu yang tak terpisahkan. 

Hal  ini juga telah menjadi bagian menggerakkan roda pemerintahan saat ini, tak terkecuali di Kabupaten Malang. 

Dengan berbagai inovasi setiap tahun dari para OPD membuat Pemkab Malang diganjar sebagai Kabupaten terinovasi uitan ketiga se-Indonesia dalam ajang bergengsi Innovative Goverment Award (IGA) 2019 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Bupati Malang Sanusi yang menerima penghargaan secara langsung menegaskan bahwa raihan prestisius itu jangan sampai membuat terlena.

"Jangan sampai itu terjadi. Teruslah berinovasi menghasilkan berbagai program yang mampu menyejahterakan masyarakat Kabupaten Malang," ucap Sanusi, Selasa (8/10/2019).

Untuk mengaplikasikan harapan besar Sanusi serta pemerintah pusat terkait lahirnya berbagai inovasi, tentunya diperlukan komando atau sebuah standar operasional yang seragam.

Dimana dengan SOP yang terpusat, berbagai inovasi yang akan dilahirkan seluruh OPD Kabupaten Malang akan memenuhi berbagai kriteria yang disampaikan Sanusi. 

Yakni, efisien dalam pembiayaan, mampu memangkas waktu dan juga jalur birokrasi.

Komando dalam merumuskan hal itu yang kini berada di Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Malang. 

"Ranah kita terkait itu adalah dengan melakukan berbagai kajian sebelum sebuah inovasi ataupun regulasi dilahirkan," ujar M Hidayat Kepala Balitbangda Kabupaten Malang, Selasa (8/10/2019) kepada MalangTimes.

Seperti diketahui, Balitbangda Kabupaten Malang telah menunjukkan tajinya sebagai OPD yang berurusan dengan berbagai tahap penelitian dan pengembangan berbagai inovasi. 

Dimana, di tubuh Balitbangda terdapat juga dewan riset daerah (DRD) yang berunsurkan akademisi, praktisi, di bidangnya masing-masing.

DRD inilah yang sejak bertahun-tahun lalu melakukan berbagai kajian terkait regulasi di berbagai OPD Kabupaten Malang maupun inovasi-inovasi, baik yang berbasis teknologi maupun non teknologi.

"Balitbangda telah berubah cepat dan jadi sentral penelitian dan pengembangan. Karena itu kita siap untuk melakukan apa yang diinstruksikan pak Bupati dalam percepatan inovasi maupun berbagai kajian," ujar M Hidayat yang akrab disapa Dayat.

Peran serta Balitbangda ini pula yang membuat berbagai inovasi baru berlahiran di Kabupaten Malang. 

Mantan Kepala Dinas Pendidikan ini menyebutkan, ada sekitar 98 inovasi baru yang diajukan dalam Innovative Goverment Award (IGA) 2019. 

Selain berbagai inovasi lama yang sampai saat ini relevan untuk direplikasi berbagai daerah di Indonesia.

"Jadi kita siap untuk ikut serta mempercepat harapan munculnya berbagai inovasi di OPD Kabupaten Malang. Ke depan untuk mempercepat serta memfokuskan itu kita akan rumuskan SOP yang nantinya akan kita koordinasikan dengan pak Bupati," pungkas Dayat.