Ribka Sugiarto (kanan) bersama Siti Fadia saat menjalani laga melawan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta di final ganda putri Yuzu Indonesia Masters 2019. (Hendra Saputra)
Ribka Sugiarto (kanan) bersama Siti Fadia saat menjalani laga melawan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta di final ganda putri Yuzu Indonesia Masters 2019. (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Pasangan Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti berhasil merengkuh gelar juara ganda putri di ajang Yuzu Indonesia Masters 2019 BWF Tour Super 100. Di final yang berlangsung di GOR Ken Arok, Kota Malang, Minggu (6/10/2019), keduanya mengalahkan pasangan Indonesia lainnya, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta.

Setelah meraih medali, Ribka bercerita kalau dirinya merasakan mimpi aneh. Dia mengaku bermimpi ibundanya hilang semalam sebelum pertandingan. 

Baca Juga : Kontroversi, Prestasi, hingga Mundurnya Ratu Tisha dari Sekjen PSSI

"Mimpi mama hilang. Ya itu mimpinya emang. Nggak tahu, mimpinya gitu. Kata orang, mungkin mimpinya kurang bagus. Eh, malah bawa rezeki," kata gadis kelahiran Karanganyar (Jawa Tengah) 19 tahun lalu itu.

Ribka mengatakan  gelar yang dia dapatkan ini dipersembahkan untuk orang-orang di sekitarnya yang selalu mendukungnya. "Gelar ini saya persembahkan untuk orang tua, pelatih dan suporter yang selalu hadir mendukung tim Indonesia," ucapnya.

Ribka/Siti Fadia memenangi laga melawan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta dengan skor 23-21 dan 21-15. Kemenangan ini juga merupakan kejutan karena Della/Rizki adalah senior Ribka/Siti Fadia di pelatnas.

Ribka/Siti Fadia sebenarnya juga pasangan baru. Keduanya dikolaborasikan di pelatnas kurang lebih tiga bulan terakhir.

Baca Juga : Libur Karena Covid-19, Kiper Persita Mulai Bosan

Disinggung apa kunci permainan sehingga bisa lolos hingga ke babak final dan meraih gelar juara ganda putri, Ribka menyebut kuncinya fokus setiap laga. "Saya sering bilang ke Fadia, udah Fad kita main lepas aja. Jangan mikir kalah menang. Ya kami nothing to lose saja di setiap pertandingan," pungkasnya.