kemacetan
kemacetan

MALANGTIMES - Kota Malang masih tercatat sebagai salah satu kota termacet di Indonesia. 

Kondisi itu banyak mendapat perhatian dari berbagai kalangan.

Baca Juga : PSBB Jakarta, 5 Perjalanan KA Jarak Jauh Daop 8 Surabaya Dibatalkan

DPRD Kota Malang pun sempat mengusulkan agar dibentuk Dewan Transportasi dalam mengatasi permasalahan macet yang ada.

Ketua Fraksi PKS, Trio Agus menyampaikan Dewan Transportasi itu nantinya akan terdiri dari berbagai stakeholder. 

Meliputi akademisi atau perguruan tinggi, pakar transportasi, pengusaha angkutan pengguna jasa transportasi, kepolisian, hingga Dinas Perhubungan dan LSM transportasi.

"Dewan yang terbentuk itu bertugas mencari jawaban atas permasalahan yang ada," katanya dalam sebuah sidang paripurna yang berlangsung belum lama ini.

Dia menjelaskan, macet di Kota Malang harus segera diatasi dengan berbagai inovasi. 

Karena sebagai kota pendidikan dan kota wisata, volume kendaraan yang keluar dan masuk setiap harinya akan mengalami peningkatan.

Sebelumnya, Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, untuk mengurai kemacetan Kota Malang sudah bersiap dengan berbagai skema.

Mulai dari penerapan transporasi massal hingga pembukaan jalan baru di beberapa titik serta perluasan lahan perempatan.

Baca Juga : Driver Ojol di Malang Mulai Mengeluh Orderan Sepi

Upaya yang dilakukan itu pun sudah direncanakan dan beberapa bahkan telah dalam tahap untuk pembangunan. 

Dia optimis, melalui program yang terus digelontorkan itu problem kemacetan akan mampu diatasi secata berkala.

"Transportasi massal saat ini terus diupayakan untuk kemudian dapat segera direalisasikan untuk mengurai kemacetan," jelasnya.

Sementara itu, beberapa program inovasi yang saat ini terus dikaji di antaranya adalah lintas rel terpadu (LRT) hingga pemanfaatan angkutan umum berbasis online. 

Beberapa skema tersebut saat ini terus disosialisasikan kepada masyarakat di samping ada upaya pengkajian dalam berbagai aspek.