MALANGTIMES - Kicauan akun politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaen, di lini masa Twitter terkait Polisi versus Driver Ojol yang nyelonong saat mobil Presiden lewat di Bogor mendapat reaksi keras warganet yang menanggapi cuitan Ferdinand yang membenarkan aksi polisi atas driver ojol tersebut.

Seperti diketahui, peristiwa yang sempat viral di media sosial itu, telah selesai. 

Dimana sang oknum polisi yang melakukan tindak kekerasan dengan cara menendang dan memukul helm driver ojol telah mendapat sanksi mutasi dari pimpinannya. 

Sedangkan sang Ojol pun mendapat surat sayang berupa tilang dari kepolisian. 

Keduanya telah bersepakat menyelesaikan persoalan yang kembali diungkit Ferdinand di akunnya @FerdinandHaean2.

"Polisi dalam melaksanakan tugasnya bahkan bisa mengeluarkan pistol atau senjata utk memberi tembakan peringatan atau menembak target. Bisa bila target dianggap sbg ancaman. Polisi ini tdk salah, bila benar ojol nyelonong saat rangkaian Presiden lewat," cuitnya atas begitu ramainya masyarakat menyalahkan kepolisian.

Kicauan Ferdinand inilah yang kembali membuat ratusan warganet terusik serta membalas cuitannya dengan berbagai komentar miring atas hal yang dituliskan Ferdinand.

@Princeharry1st adalah salah satu warganet yang berkomentar terkait hal itu. 

"Pak mer, itu polisi dah minta maaf...case closed. Dah ga usah nyari musuh, mending nyari duit, tp yg halal jgn kek buzzeRp...Oke, pak mer?," tulisnya yang disambung, "Btw koq manggil gw pak mer..emg pak mer apaan? Pak mer itu yaa elu...***Pak Merah," lanjutnya.

Panggilan ***pak merah yang disematkan warganet kepada Ferdinand memang cukup familiar. 

Hal ini dipicu dengan adanya sebaran video yang diduga Ferdinand saat bersama seorang perempuan. 

Dimana dalam video itu yang diduga Ferdinand bertelanjang dada dan hanya pakai celana dalam berwarna merah.

Warganet lain pun menyampaikan hal yang sama. 

Seperti komentar @Rio_Ramabaskara, "Udah Fer, Polisi udah ngaku Salah dan Minta Maaf.. Sebaiknya Postingan sok Jago ini Dihapus aja," cuitnya.

Cuitan lainnya lebih sadis ditujukan kepada Ferdinand. 

Berbagai cercaan atas pilihannya terkait peristiwa Polisi Bogor versus Driver Ojol, telah membuat warganet semakin tak bisa memaafkan Ferdinand.

@yusfi5150, misalnya menuliskan, bahwa pilihan Ferdinand itu semakin memperlihatkan karakter dan wataknya. 

"Kyk gini kok lu benerin.  Makin kliatan aje watak lu yg sbnrnya...  Lu gak kenal SOP atau gmn Lae?," geram @yusfi5150.

Sebagian kecil warganet berpihak pada kicauan Ferdinand. 

Dimana mereka juga membenarkan atas aksi yang dilakukan polisi dalam video yang sempat viral tersebut.

@aryana_jufron menuliskan, "Netizen hanya melihat sepotong video..tanpa melihat sebab musabab kenapa terjadi....Kdang2 saya sedih melihat polisi. Menjadi objek hujatan netizen," tulisnya.

Bahkan, ada warganet yang menyampaikan tulisan radikalnya terkait peristiwa itu. 

"Kalo gua polisinya...udah gua DOR itu kepalanya. Bravo Polri, " cuit @hailtri.

Sedangkan warganet lain mencoba memberikan dukungan kepada Ferdinand yang mendapat cercaan banyak warganet itu. 

"Yang sabar bang  @FerdinandHaean2 mungkin mereka tidak mengerti bagaimana bahayanya ancaman bagi kepala negara. Di saat kita merasa aman di situ bahaya mengintai," bela @syarifh20275641.