Jakarta pada malam hari. (Foto: istimewa)
Jakarta pada malam hari. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Kualitas udara DKI Jakarta berada pada level jingga dengan parameter indeks kualitas udara (air quality index/AQI) di angka 152. Itu artinya berada dalam kategori tidak sehat. 

Hal ini membuat Jakarta masuk di urutan ketiga dari jajaran kota terpolusi di dunia dengan angka indeks 158. Padahal angka indeks dari hasil pantauan itu, pada Minggu pagi indeksnya 152. Namun pada siang hari mengalami peningkatan 6 angka, yakni mencapai 158.  Jika pada pagi hari urutan 9, siang ini pada urutan 3 dari jajaran kota terpolusi di dunia.

 Indikator dalam AirVisual ini memperlihatkan kualitas udara DKI Jakara ini tidak sehat bagi semua orang lantaran memiliki parameter polutan PM 2.5 dengan konsentrasi 57 ug/m3.

Melihat kondisi kualitas udara, warga disarankan untuk menutup jendela, meminimalisasi kegiatan luar rumah, sekaligus menggunakan pemurni udara dan menggunakan masker jika berkegiatan di luar rumah. 

Sedangkan urutan jajaran kota terpolusi di dunia, yakni posisi pertama diduduki Lahore, Pakistan, dengan angka indeks 166. Disusul urutan kedua ada Kuwait City dengan  indeks 164. Lalu Jakarta dengan indeks 158. Di urutan keempat Dhaka, Bangladesh, dengan indeks 157. Kelima ada Dubai, Uni Emirat Arab, dengan indeks 155.