MALANGTIMES - Persoalan fasilitas kesehatan bagi masyarakat masih menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Rencananya, bakal ada 10 tambahan mobil ambulans yang akan menjadi fasilitas kesehatan bagi warga Kota Malang. Penambahan ambulans tersebut bakal lebih mempermudah warga Kota Malang yang membutuhkan layanan kesehatan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang tengah menyiapkan proses lelang dalam pengadaan program ini. Anggaran yang dikeluarkan ditaksir mencapai Rp 4,69 miliar dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja  Daerah(APBD) 2019.

Kepala Dinkes Kota Malang Supranoto mengatakan, selama ini kebutuhan akan ambulans di Kota Malang sudah di sediakan di setiap puskesmas. Masing-masing puskesmas memiliki  dua ambulans sebagai fasilitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

"Saat ini puskesmas-puskesmas itu sudah punya dua ambulans. Layanan ini sebagai salah satu bentuk memenuhi layanan masyarakat dalam hal perbantuan medis," ujar dia.

Adapun penambahan dalam pelayanan kesehatan, Supranoto menyatakan tetap harus dilakukan. Karena itu, 10 tambahan ambulans yang dianggarkan tersebut sangat dibutuhkan. Nantinya, ambulans akan tersebar di masing-masing kelurahan secara bertahap. 

"Dari anggaran yang ada itu, pengadaan 10 ambulans. Nanti setiap kelurahan kami limpahkan secara bertahap. Jadi, di masing-masing kelurahan itu siap dengan pelayanan medis," imbuh kadinkes.

Lebih lanjut, Supranoto menyatakan pengadaan ambulans sebagai bentuk peningkatan pelayanan medis di Kota Malang. Yakni, untuk melayani kebutuhan masyarakat yang sakit dalam proses teknis rujukan ke rumah sakit.

"Ambulans yang kami beli itu ambulans teknis untuk melayani yang sakit. Jadi, ketika ada masyarakat yang sedang sakit dan butuh rujukan ke rumah sakit, bisa menggunakannya. Beda ya kalau dengan ambulans untuk mayat," tandasnya.