Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti saat ditemui usai laga (Hendra Saputra)
Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti saat ditemui usai laga (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto memastikan satu tiket final untuk menghadapi pasangan ganda putri Indonesia lain yakni Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta setelah mengalahkan ganda putri dari Jepang Nami Matsuyama/Chiharu Shida dengan skor 22-20 dan 21-14.

Game pertama Fadia Silva/Ribka terlihat masih meraba-raba kekuatan Matsuyama/Shida. Mereka mengaku dalam pertandingan tersebut masih tegang dengan suasana pertandingan.

Matsuyama/Shida yang bermain lepas akhirnya bisa sedikit menguasai jalannya pertandingan. Tapi dukungan warga Kota Malang untuk atlet Indonesia membuat Ribka/Fadia Silva kembali terus semangat dan mendapatkan pundi-pundi skor hingga menutup game dengan skor 22-20.

"Game pertama agak tegang, tapi setelah dapatkan poin akhirnya bisa bermain tenang," ujar Ribka Sugiarto. "Game pertama kami masih cari pola permainan, tapi beruntung bisa terus dapat angka," sahut Fadia Silva.

Pada game kedua, Ribka mengaku permainannya cukup tenang sehingga membuat pasangan ganda putri Jepang kewalahan menghadapinya.

"Game kedua lebih enak mainnya, tidak menyangka, seneng bisa tembus final," kata Ribka. "Game kedua kami juga sudah enak sih mainnya, sama seperti kata Ribka," imbuh Fadia Silva.

Di babak final nanti, Fadia Silva/Ribka Sugiarto akan menghadapi seniornya di pelatnas putri Indonesia yakni Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta.

Ribka mengatakan bahwa menghadapi sesama atlet Indonesia akan lebih enak, karena sudah saling tahu kelemahan dan kekuatan lawan. "Lawan sesama Indonesia lebih enak karena sama-sama tahu kekuatannya, tapi kami janji akan tunjukkin yang terbaik saat final," tegas Ribka.

"Soal lawan di final, tidak penting sih lawan siapapun, yang penting harus yakin menang siapapun lawannya," pungkas Fadia Silva.