MALANGTIMES - Mengampanyekan gerakan anti narkoba ke para penggerasi muda, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gerakan Mahasiswa Anti Narkoba (Garank), Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) mengelar seminar dan talkshow dalam rangka Hari Anti Narkoba Internasional dan World Aids Day 2019.

Ratusan peserta dari kalangan pelajar SMA, SMK dan mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Kota Malang hadir dalam seminar dan talkshow tersebut.

Seminar dan talkshow tersebut menghadirkan para pemateri dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang maupun dari Kodim 0833.

Wakil Rektor III Dr. Joice Soraya SH, MH mengatakan dalam sambutannya saat ini ancaman terbesar dari generasi muda bukan hanya secara konvensional saja. 

Ancaman merambah pada banyaknya penyalahgunaan narkoba dengan cara yang semakin beragam.

"Makanya dengan kegiatan ini kami harapkan, ini dapat memberikan informasi yang cukup dan sebanyak-banyaknya bagi rekan-rekan sekalian, sehingga bisa menjadi bekal dan tidak menjadi korban atau terjerat dalam hal negatif, khususnya narkoba," jelasnya.

Pihaknya juga mengapresiasi apa yang dilakukan UKM. Pasalnya, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dan tergolong besar yang dilakukan oleh UKM Garank.

"Satu apresiasi besar bagi Garank. Say no to drugs, yes to study. Saya sempat tak menduga ada kegiatan yang menyita perhatian seperti ini. Ini sejalan dengan kampus Unikama yang berupaya memerangi narkoba. Sebelum masuk Unikama, para mahasiswa selalu dites urine," paparnya.

Pemateri dari Kodim 0833 yakni Kapten Kav Wartoyo menjelaskan salah satu yang merongrong pertahanan adalah narkoba.  

Dan itu sangat berbahaya. Pasalnya, tanpa perang, mereka yang berniat merusak bangsa ini berupaya melakukan pelemahan dengan menghancurkan sumberdaya manusia dengan narkoba.

"Ini potensi ancaman pertahanan negara. Dengan perang sudah tak mungkin, kemudian caranya mengambil pelemahan SDM. Karena pertahanan juga berkorelasi dengan SDM. Makanya dengan adanya kegiatan positif ini, untuk mencegah hal itu," pungkasnya.

Selain dari Pasiter Kodim 0833, perwakilan dari BNN Kota Malang yakni Priatiwanto Nugroho, yang bertugas sebagai penyuluh BNN Kota Malang juga menjelaskan hal senada dengan Pasiter Kodim 0833. 

Di situ juga dijelaskan bahaya-bahaya narkoba maupun jenisnya yang diharapkan bisa menambah pengetahuan para peserta agar bisa menghindari narkoba.