Sekda Kabupaten Malang Didik Budi Muljono saat memberikan sambutan kepada para ASN (Nana)
Sekda Kabupaten Malang Didik Budi Muljono saat memberikan sambutan kepada para ASN (Nana)

MALANGTIMES - Kembali Aparat Sipil Negara (ASN) Award tahun 2019 digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Sebuah gelaran untuk memberikan apresiasi kepada para ASN berprestasi yang selama ini memutar roda pemerintahan di Kabupaten Malang. Dalam melayani masyarakat yang terus berubah dengan berbagai harapan-harapan barunya yang tentu semakin komplek.

Kondisi itu tentunya juga yang harus dihadapi oleh seluruh pelayan masyarakat di dalam pemerintahan. Untuk mewujudkan harapan besar masyarakat itu, maka kinerja tinggi, moralitas baik dan pemikiran kreatif dari para ASN menjadi keharusan yang patut dimiliki.
Lewat harapan besar mewujudkan itulah, Pemkab Malang kembali menggelar ASN Award ketiga kalinya. Tentunya, ada berbagai hal yang berubah dalam usianya ke tiga sebagai sebuah acara.

Baca Juga : Tangkal Covid, Pemkab Malang Sediakan Safe House di Seluruh Desa

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Didik Budi Muljono, yang menegaskan, bahwa ASN Award bukan hanya ajang seremonial saja. "Tapi, ada harapan besar di sana. Harapan masyarakat dan tentunya kita sebagai pemimpin terhadap jajarannya," ucap Didik Budi kepada MalangTIMES, Jumat (04/10/2019).

Harapan inilah yang nantinya akan berada pada pundak-pundak ASN yang bisa lolos dari berbagai prasyarat dalam ASN Award. Serta keluar menjadi juara dalam lomba yang mulai dibuka dari tanggal 1-11 Oktober 2019. 

"Masyarakat menitipkan harapannya kepada kita. Maka, ini yang harus dijawab dengan pelayanan prima. Lewat ajang ini kita bisa juga menilai mana ASN yang memiliki prestasi untuk jawaban atas harapan besar itu," ujar Didik Budi.

Bagi Didik Budi, ASN yang berprestasi bukan hanya sekedar pelayan masyarakat saja. Tapi, ASN mampu juga menjadi pengabdi masyarakat.
"ASN jangan terhenti hanya jadi pelayan masyarakat saja. Karena itu memang adalah tugas yang diembannya sebagai ASN. Tapi, bagaimana ASN naik dari pelayanan menjadi seorang pengabdi kepada masyarakat," ucap Didik Budi.

Dua hal itu, masih lanjut Didik, berbeda satu sama lainnya. ASN sebagai pelayan sudah merupakan kewajiban dan berbatas waktu sesuai aturan. Sedangkan pengabdi lebih pada sebuah bentuk moralitas baik dalam memberikan pelayanannya sebagai pelayan kepada masyarakat.

"ASN tak hanya bekerja di kantor-kantor saja. Tapi di wilayah domisilinya maupun dimanapun, dia akan bekerja untuk kebaikan dan kemajuan sekelilingnya. Ini yang menurut saya ASN berprestasi," lanjut Didik Budi.

Seperti diketahui ASN Award yang dihelat oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang. Memang fokus pada jejak rekam pegawai selama dirinya menjadi ASN. Baik terkait prestasi, perilaku, serta berbagai hal teknis yang disesuaikan dengan tanggungjawabnya sebagai ASN.

Lewat ASN Award ini pula, para pemimpin Kabupaten Malang bisa secara langsung mengetahui jejak tersebut. Bukan hanya sekedar untuk bahan evaluasi dalam konteks kepegawaian saja, tapi juga menjadi ruang untuk memberikan dukungannya atas para ASN berprestasi.

Baik dukungan peningkatan kapasitas maupun jenjang karirnya di dalam pemerintahan. "Jadi memang lewat Award ini kita juga ingin menunjukkan bahwa Pemkab Malang sangat konsen kepada para pegawainya yang memiliki prestasi. Kita dukung penuh untuk pengembangan diri dan karirnya," ujar Didik Budi yang juga menyampaikan, untuk penilaian ASN berprestasi akan ada unsur dari Pemkab Malang, akademisi dan kalangan profesional.

Baca Juga : Sumbang Angka Positif Covid-19 Tertinggi, Gubernur Jatim Belum Ajukan PSBB

Pasalnya, dengan semakin banyaknya ASN berprestasi, maka lanjut Didik Budi, harapan besar masyarakat Kabupaten Malang pun akan bisa diwujudkan secara cepat.

"Selain itu kita berharap seluruh ASN pun ikut terpacu menjadi yang terbaik dalam melayani masyarakat," tandasnya.

Dari data BKPSDM Kabupaten Malang, ASN Award juga melibatkan kepala OPD dalam memilih dutanya untuk maju dalam lomba tersebut. Dikarenakan, merekalah yang memahami kualitas pegawainyanya masing-masing.

Sedangkan untuk teknisnya, pendaftaran dimulai tanggal 1-11 Oktober 2019. Dimana peserta bisa mengundah formulir di website bkpsdm.malangkab.go.id.

Sedangkan pengiriman formulirnya bisa melalui alamat e-mail, yaitu di [email protected] atau langsung ke kantor yang dikomandoi oleh Nurman Ramdansyah ini.