MALANGTIMES - Saat ini, Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Malang memiliki delapan armada bus sekolah dan sembilan armada bus sekolah mini (ELF). Bus-bus itu setiap harinya melakukan antar jemput pelajar di Kota Malang secara gratis.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra Zubaidah MM menyatakan, bus sekolah gratis ini berguna untuk masyarakat yang secara perekonomian kurang beruntung.

"Kami menyediakan bus sekolah gratis. Manakala ada masyarakat yang karena sesuatu, ekonominya kurang beruntung, maka bisa menggunakan bus sekolah itu untuk transportasi dari rumah ke sekolah dengan gratis," jelasnya.

Menurut Zubaidah, hal ini merupakan kiat-kiat Dinas Pendidikan Kota Malang dalam rangka pemerataan penanganan. "Semua lini, baik sarana, baik kurikulum, maupun hal-hal lain," imbuhnya.

Selain itu, bus sekolah gratis ini  merupakan salah satu bentuk kontribusi Dinas Pendidikan untuk lingkungan. "Bilamana ratusan pelajar yang diantar dan dijemput oleh bus sekolah gratis, maka secara tidak langsung telah melakukan penghematan bahan bakar yang dampaknya mengurangi pencemaran yang ditimbulkan oleh asap kendaraan," papar Zubaidah.

Seperti yang diketahui, Dinas Pendidikan selalu berupaya menumbuhkembangkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan melalui sikap, perilaku, perbuatan, dan pemikiran yang berwawasan lingkungan kepada siswa-siswi di Kota Malang.

Dinas Pendidikan bersama insan pendidikan Kota Malang senantiasa berupaya maksimal dalam menumbuhkembangkan budaya peduli lingkungan sejak dini pada peserta didik melalui berbagai program dan inovasi.

Beragam gelaran dilakukan, mulai workshop RPP Kurikulum 2013 berkarakter lingkungan, pelaksanaan pembelajaran pendidikan lingkungan hidup sebagai salah satu mata pelajaran di satuan pendidikan, hingga penyediaan anggaran pengadaan pendukung terciptanya lingkungan yang sehat, asri, aman dan nyaman serta mengajak wali murid berpartisipasi aktif.

Atas berbagai upayanya di bidang lingkungan, Dinas Pendidikan sempat mendapatkan anugerah Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri Tahun 2018 dari Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Diraihnya Anugerah Adiwiyata Nasional maupun Adiwiyata Mandiri 2018 ini secara tidak langsung menunjukkan sinergitas implementasi kebijakan antara pemerintah pusat, Pemerintah Kota Malang, Dinas Pendidikan, satuan pendidikan, dan tentunya masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, asri, aman dan indah.