MALANGTIMES - Pimpinan definitif DPRD Kota Batu masa jabatan 2019-2024 resmi dilantik di gedung DPRD Kota Batu, Kamis (3/10/2019). Mereka yang dilantik adalah Ketua DPRD Kota Batu adalah Asmadi dari PDIP, Wakil Ketua I Nurochman dari PKB, dan Wakil Ketua II Heli Suyanto dari Partai Gerindra.

Usai dilantik, ada banyak pekerjaan yang sudah menanti para wakil rakyat ini. Antara lain Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2020.  “Tugas yang sudah menanti ini adalah RAPBD 2020,” kata Asmadi.

Apalagi RAPBD itu harus selesai pada awal November. Dengan demikian, Pemkot Batu bersama DPRD Kota Batu harus menyelesaikan dengan kurun waktu yang tersisa saat ini selama satu bulan.

“Ya kurang lebih kita harus menyelesaikan ini selama satu bulan. Dan saya yakini ini bisa segera selesai,” imbuh Asmadi.

Menurut dia, RAPBD itu akan segera selesai lantaran tinggal sedikit penggarapannya. “Karena RAPBD ini juga sudah berjalan sebelum kami, ketua definitif, dilantik,” ucap warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, ini.

Bukan hanya RAPBD. Sebelas rancangan peraturan daerah (raperda) yang belum terselesaikan pun menjadi target mereka untuk diselesaikan  tahun 2019 ini. “Apa yang sudah bagus itu ditingkatkan dan dipertahankan. Nah yang kurang ini harus dimaksimalkan segera,” tambahnya.

Selain itu, dewan harus menyelesaikan tata tertib (tatib) dewan. Sebab, tatib itu digunakan sebagai dasar untuk pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD). AKD meliputi pimpinan, badan anggaran (banggar), badan musyawarah (banmus), komisi A, komisi B, komisi C, badan pembentukan peraturan Daerah (bapemperda), dan badan kehormatan (BK).

“Kami targetkan 21 Oktober mendatang selesai, sehingga bisa kami kirim ke Biro Hukum Provinsi Jatim untuk mendapat review, telaah dan evaluasi. Barulah pembentukan AK," tutup alumnus  Universitas Muhammadiyah Malang ini