TNI Manunggal Masuk Desa, Bupati Malang Sanusi : Ruang untuk Suburkan Gotong Royong dan Bangun Desa

MALANGTIMES - TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) telah menginjak umur ke-106 di tahun 2019 ini. Perjalanan panjang TNI untuk ikut serta dalam membangun wilayah perdesaan bersama pemerintah daerah setempat, memiliki banyak makna. Tak hanya sekedar memberikan bantuan dan pembangunan fisik perdesaan saja, tapi ada nilai-nilai luhur dalam setiap kegiatan TMMD.

Hal ini pula yang disampaikan oleh Bupati Malang Sanusi, saat meresmikan kegiatan TMMD ke-106 di lapangan Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo. Selain mengucapkan rasa terima kasihnya kepada jajaran TNI yang melaksanakan kegiatannya kembali di wilayah Kabupaten Malang, Sanusi juga menyampaikan pesan kepada masyarakat Desa Kedungsalam, Donomulyo.

Pesan Sanusi terkait dengan esensi dari TMMD dalam proses membangun sarana dan prasarana publik yang bersinggungan langsung dengan kepentingan masyaraka secara terpadu. Baik, pengerasan jalan, pipanisasi, perbaikan mushola, MCK, bedah rumah, maupun lainnya. "Ada esensi dari  membangun sarpras fisik atau bantuan non fisik. Yakni TMMD memberikan ruang bagi kita semua untuk terus melestarikan nilai luhur  bergotong royong dalam pembangunan," kata Sanusi, Rabu (02/10/2019).

Gotong royong inilah yang menjadi kunci bagi keberhasilan pembangunan. Tanpa adanya sikap gotong royong dalam keguyuban atau kebersamaan, lanjut Sanusi, maka tak akan berhasil esensi dari pembangunan itu sendiri. "Karena subjek pembangunan itu adalah masyarakat. Kalau masyarakat tidak memiliki sikap gotong royong, kebersamaan dalam pembangunan, maka niscaya pembangunan akan jadi gagal juga," ujar Sanusi.

TNI maupun Pemkab Malang, hanyalah sebagai fasilitator dalam proses pembangunan. Memfasilitasi berbagai kebutuhan masyarakat dalam pembangunan dan hasilnya akan menjadi milik masyarakat, bila ada kesepahaman dalam nilai-nilai luhur yang hidup. "Jadi pembangunan yang berhasil adalah yang mampu meningkatkan kepedulian seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjadi subjek. Tentunya dengan nilai kebersamaan, gotong royong dan terus bersatu bersama pemerintah dalam mewujudkan pembangunan," urai politikus PKB ini.

Dalam TMMD ke-106 yang digelar Kodim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu, masih ucap Sanusi, tentunya patut untuk dijadikan ruang yang lebih luas lagi dalam menguatkan nilai-nilai luhur itu. "Maka, saya ajak semuanya untuk menerapkan hal itu dalam TMMD. Karena sekali lagi saya tekankan partisipasi masyarakat yang akan membuat program baik ini berhasil. Pun, saat kegiatan selesai, masyarakat bisa menjaga hasil pembangunan selama TMMD dilaksanakan," ucap Sanusi.

Dalam kegiatan TMMD yang akan digelar sampai tanggal 27 Oktober 2019 datang, Sanusi didampingi Dandim 0818 Kol Inf Ferry Muzawwad juga menyerahkan secara simbolis sejumlah bantuan kepada masyarakat. Serta juga melakukan tanam pohon dalam upaya menguatkan juga daya dukung lingkungan hidup sebagai salah satu program strategis Pemkab Malang.

Top