Warga Jatim yang pulang setelah terjadi kerusuhan di Wamena tiba di Lanud Abdulrahman Saleh (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Warga Jatim yang pulang setelah terjadi kerusuhan di Wamena tiba di Lanud Abdulrahman Saleh (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Ratusan korban kerusuhan Wamena yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, hari ini (2/9/2019), sekitar pukul 14.55 wib,  telah tiba Lanud Abdulrachman Saleh. Mereka dipulangkan dari daerah konflik dengan menggunakan pesawat Hercules. Total ada sebanyak 120 orang yang dipulangkan. Dari jumlah itu, 115 orang dewasa dan 5 anak-anak. Mereka tiba dengan keadaan selamat.

Tiba Lanud Abdulrachman Saleh, mereka disambut oleh  rombongan dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parwansa bersama dengan Danlanud Abd Saleh, termasuk Bupati Malang maupun Wakil Wali Kota Malang. Para warga yang pulang itu berasal dari tiga daerah, yakni Probolinggo, Lumajang maupun daerah Madura.

Komandan Squadron 32 Lanud Abdulrahman Saleh, Letkol Penerbang Suryo Anggoro, menjelaskan, jika sebelum ke Malang, pihaknya dari Jayapura transit di biak untuk mengisi bahan bakar. Dan kemudian baru berangkat pada keesokan paginya.

"Kami melaksanakan evakuasi dan mendapatkan perintah sudah sejak seminggu lalu. Terakhir ada enam pesawat, tapi sudah kembali dua di sana masih ada empat. Kalau untuk penerbangan sekarang hanya satu. Rutenya Jayapura, Biak, Ambon Makasar dan kemudian ke Malang," jelasnya.

Selain dari warga Jatim, pihaknya menyampaikan ,jika warga yang pulang dari Wamena hari ini, juga ada yang berasal dari Ambon ataupun Makasar hingga Sumatra Barat. "Untuk warga Malang, kami belum tahu detailnya. Besok ada lagi, sekitar 120-an," jelasnya.

Sementara itu, setelah turun dari pesawat hercules, para warga langsung menuju ruang sambutan Abdulrahman Saleh dan menerima sambutan dari Danlanud Abdulrahman Saleh serta Forkopimda setempat. Setelah itu, mereka kemudian menaiki bus untuk menuju Bakorwil Kota Malang mendapat sambutan dan jamuan dari Gubernur Jatim.