Cak Nun saat berada di  panggung dalam kegiatan di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji.
Cak Nun saat berada di panggung dalam kegiatan di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji.

MALANGTIMES - Di bawah suhu dingin 12 derajat, suasana di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, malah terasa hangat pada Selasa (1/10/2019). Suasana hangat itu terbangun saat ribuan warga berkumpul dan antusias menghadiri Sinau Bareng Muhammad Ainun Nadjib atau Emha Ainun Nadjib atau yang disapa akrab Cak Nun.

Bermodal pakaian tebal agar terasa hangat, para warga benar-benar ingin memanfaatkan momen langka untuk bertemu Cak Nun. Ya Cak Nun hadir di tengah-tengah warga dalam Sinau Bareng memperingati  kegiatan Bersih Desa Sumber Brantas.

Sebagai desa yang sumbernya mengaliri 11 kota/kabupaten di Jawa Timur dengan Sungai Brantas-nya, topik Sinau Bareng itu seputar lingkungan. Cak Nun mengajak warga menjaga lingkungannya. "Semua orang harus berpikir menjaga lingkungan di Sumber Brantas untuk Indonesia," ucapnya.

Cak Nun banyak berpesan dan mengingatkan bahwa sebetulnya kata "buang sampah" kurang tepat digunakan. “Lebih tepat penggunaan kata taruh sampah karena tidak ada sampah yang tidak bisa dimanfaatkan,” ungkap Cak Nun. 

Sementara, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan, pemerintah terus aktif menjaga dan melestarikan lingkungan. Salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan bersama komunitas pecinta lingkungan adalah kegiatan Sabers Pungli (Sapu Bersih Sampah Nyemplung Kali).

“Bahkan kegiatan bersih-bersih ini sudah menginjak ke-100 kali selama kurang lebih dua tahun berjalan. Tapi mari warga dan pengguna jalan, agar tidak membuang sampah di sungai, karena selain menimbulkan penyakit, akan merusak lingkungan sungai,” ujar Dewanti