MALANGTIMES - Para pelanggar lalu lintas yang terkena tilang, khususnya mereka yang berasal dari luar kota, saat ini bakal termanjakan. Pasalnya, kini mereka tak perlu lagi repot membayar denda tilang dengan datang langsung ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang.

Kejari Kota Malang saat ini telah menjalin kerja sama dengan PT Pos Indonesia sehingga memudahkan masyarakat untuk melakukan pembayaran denda tilang.  

Kepala Kejari Kota Malang, Amran Lakoni, menjelaskan, jika hal ini sangat berpengaruh besar bagi para pelanggar karena sangat efisien. Tentunya, hal ini juga akan mengurangi  barang bukti tilang yang sengaja tak diambil dengan alasan jauh karena dari luar kota.

"Sangat efisien. Hal ini juga bisa mengurangi antrean yang biasanya terjadi saat pengambilan di Kantor Kejari. Antreannya, bahkan bisa sampai 1000 orang perhari," jelasnya

Dan jangan khawatir, untuk bagaimana barang bukti tilang SIM ataupun STNK kendaraan setelah dilakukan pembayaran. Pelanggar tak perlu juga  harus datang langsung ke Kejari Kota Malang untuk mengambil SIM atau STNK. Pelanggar hanya tinggal menunggu di rumah sembari bersantai menunggu kiriman dari pihak Pos yang mengirimkan SIM atau STNK mereka.

Mengenai teknisnya, dalam kerja sama tersebut, Kantor Kejari Kota Malang akan mengirimkan data-data pelanggar serta berapa besaran denda melalui email terlebih dulu ke pihak kantor pos.

Setelah itu, para pelanggar kemudian tinggal membayar denda di kantor pos dengan menunjukkan bukti tilang. Setelah membayar, barang bukti tilang kemudian akan dikirim ke alamat masing-masing pelanggar.