MALANGTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan konsentrasi membangun ekonomi kreatif tahun depan. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Wali Kota Malang Sutiaji. Rencana itu dipaparkan di hadapan para anggota DPRD Kota Malang usai sidang paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kota Malang, Senin (30/9/2019).

Pria berkacamata itu menyampaikan, ekonomi kreatif menjadi salah satu poros pembangunan yang dikonsentrasikan Sutiaji dan Sofyan Edi Jarwoko untuk lima tahun ke depan. Itu sebabnya, beberapa pembangunan infrastruktur untuk memperkuat ekonomi kreatif diperkuat sejak sekarang dan terus digenjot di 2020. "Itu sebabnya, 2020 kami membangun banyak infrastruktur ekonomi kreatif. Salah satunya adalah Malang Creative Center," katanya.

Melalui ekonomi kreatif, dia optimis roda perekonomian di Kota Pendidikan ini akan mengalami tren positif bahkan mampu menggenjot ekonomi dari kalangan paling bawah, salah satunya UMKM. Selain itu juga mampu menekan angka pengangguran terbuka yang selama ini banyak dikarenakan mahasiswa yang enggan pulang ke kampung halaman.

"Dengan ini, kami juga dapat memberi skema untuk menekan angka pengangguran terbuka. Selain itu, komunitas ekonomi kreatif juga terbangun lebih luas," imbuhnya.

Melalui ekonomi kreatif, smart city menurutnya juga dibangun secara bersamaan. Saat ini, tatanan menuju smart city juga dilakukan dengan harapan tahun depan seluruh perencanaan berbasis elektronik. Sehingga, e-government dapat terealisasi untuk pembangunan yang lebih cepat dan terintegrasi. "Smart city harus kita percepat, karena sekarang kita kalah dengan Lamongan dan Ngawi. Kita harus mengejar itu bersama," pungkasnya.