MALANGTIMES - Setelah dua bulan berstatus buronan, Tumiati alias Tum akhirnya behasil diringkus polisi, Minggu (29/9/2019) malam. 

Salah satu warga Desa Sumbersuko, Kecamatan Tajinan ini, diringkus jajaran kepolisian Unit Reskrim Polsek Pagelaran lantaran terbukti melancarkan aksi perampasan.

”Tersangka Tumiati yang baru saja kami amankan ini, sempat berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) selama dua bulan. Tersangka kami amankan karena terlibat kasus perampasan sepeda motor,” terang Kapolsek Pagelaran, AKP Amung Sri Wulandari, Senin (30/9/2019).

Berdasarkan laporan yang diterima polisi, aksi perampasan yang dilakukan pelaku terjadi pada 29 Juli 2019 lalu. 

Sedangkan korbannya bernama Andik Muhhamad Attamimi warga Desa Ringinsari, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe).

”Korban merupakan seorang sopir ojek online (Ojol). Selain merampas sepeda motor, satu unit handphone (HP) milik korban juga dirampas oleh tersangka,” kata Amung Sri Wulandari, saat dikonfirmasi MalangTIMES.com.

Modus yang digunakan tersangka saat melancarkan aksinya, lanjut Wulandari yakni dengan cara memesan ojek melalui aplikasi online dari HP tersangka.

Siang itu, tepatnya sekitar pukul 13.00 WIB, Tumiati minta dijemput oleh korban di kawasan persawahan yang berlokasi di Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran. 

Mendapat orderan, Andik langsung bergegas menuju lokasi penjemputan.

Setelah dijemput, korban kemudian membawa tersangka ke tempat tujuan. 

Namun belum jauh dari lokasi penjemputan, saat melintas di tengah sawah pelaku tiba-tiba menyuruh korban untuk menghentikan laju kendaraannya.

Disaat bersamaan, tersangka langsung menodong korban dengan senjata tajam (sajam) dan menyuruh korban agar segera menyerahkan sepeda motor dan beberapa barang berharga miliknya.

Korban yang ketakutan akhirnya menuruti permintaan pelaku. 

Selain menyerahkan sepeda motor Scoopy nopol N-5007-EES, satu unit HP milik korban juga diserahkan kepada tersangka.

Usai mendapatkan barang jarahan, pelaku bergegas meninggalkan lokasi kejadian.

Sedangkan korban yang merasa tidak terima, akhirnya melaporkan peristiwa yang dialaminya ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, anggota Unit Reskrim Polsek Pagelaran dikerahkan ke lapangan guna melakukan penyelidikan. 

Dari hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) serta keterangan beberapa saksi yang dihimpun polisi, tersangkanya mengarah kepada Tumiati yang kemudian diringkus polisi saat yang bersangkutan berada di rumahnya yang beralamat di Kecamatan Tajinan.

”Kasusnya masih kami dalami, diduga tersangka sudah sering melancarkan aksi perampasan. Selain itu anggota juga sudah dikerahkan untuk memburu barang bukti hasil rampasan yang ternyata sudah dijual oleh tersangka ke penadah,” tutup perwira polisi dengan pangkat tiga balok di bahu ini.