Hampir Sepekan, Cuaca Panas Terjang Malang, Ini Penyebabnya

Sep 30, 2019 17:19
Ilustrasi suhu tinggi (Ist)
Ilustrasi suhu tinggi (Ist)

MALANGTIMES - Beberapa hari ini, cuaca Malang serasa sangat menyengat  tubuh. Panasnya cuaca di siang hari itu, bahkan telah mencapai suhu rata-rata 30 derajat celcius. Di Kabupaten Malang, misalnya, suhu panas di hari Senin (30/09/2019) tercatat mencapai 28 derajat celcius. 

Dengan tingkat kenyamanan untuk paparan ultra violet (UV) di angka 11 atau sangat panas. Serta tercatat, melalui aplikasi AccuWeather, sengat panas matahari terasa seperti 33 derajat celcius.

Baca Juga : Terkuak, Data Petani Terkena Limbah Greenfields Sejak Tahun Lalu Telah Dilaporkan, Tapi...

Cuaca panas ini, menurut berbagai data dari Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Khususnya yang tertinggi di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan suhu panas mencapai 37 derajat celcius, beberapa hari lalu. 

Dari data BMKG juga dinyatakan bahwa suhu panas yang melanda berbagai wilayah, tak terkecuali Malang, disebabkan karena musim kemarau. 

"Penyebab suhu yang tinggi di beberapa wilayah, karena masih kemarau. September, intensitas curah hujan di sebagian besar daerah memang rendah dan belum turun hujan," kata Indra Kepala Bidang Analisis Variabilitas Iklim BMKG seperti dirilis dalam lamn resminya. 

Musim kemarau itu, masih menurut Indra diprediksi hingga awal. Oktober 2019 untuk wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. 
Selain musim kemarau yang cukup panjang di tahun ini, suhu tinggi yang dirasakan masyarakat juga disebabkan pengaruh posisi semu matahari yang saat ini masih berada di atas wilayah Indonesia.

"Posisi semu matahari yang berada di atas wilayah Indonesia yang membuat suhu tinggi di beberapa wilayah Indonesia," ujar Indra. 

Dua penyebab inilah yang membuat beberapa pekan dan dimungkinkan sampai musim kemarau selesai, masyarakat dibuat gerah oleh cuaca panas di siang hari. 

Cuaca panas ini, baru reda bila telah bergeser ke sore sampai malam hari. Dimana, untuk wilayah Kepanjen, Kabupaten Malang, misalnya bisa turun sampai di angka18 derajat di perkiraan pukul 23.00 WIB. 

Baca Juga : Hama Tikus Bikin Buntung, Dinas Pertanian : Alat Bantuan Masih Terkendala Lelang

Mengutip laman BMKG, musim hujan sebagai pengobat rasa gerah karena suhu tinggi diperkirakan jatuh pada Oktober 2019. Dimana, terdapat 342 Zona Musim (ZOM) yang diprediksk akan turun hujan. Yakni, sebanyak 161 ZOM di bulan November, dan 79 ZOM di bulan Desember.

Sementara, di beberapa daerah lainnya, awal musim hujan terjadi pada Agustus 2019 sebanyak 6 ZOM, September 2019 sebanyak 15 ZOM, Januari 2020 sebanyak 2 ZOM, Februari 2020 sebanyak 6 ZOM, dan Maret 2020 sebanyak 4 ZOM. Puncak musim hujan 2019/2020 di 342 ZOM diperkirakan umumnya terjadi pada Januari 2020 sebanyak 128 ZOM dan Februari 2020 sebanyak 115 ZOM.

Untuk beberapa daerah lainnya, puncak musim hujan terjadi pada Oktober 2019 sebanyak 5 ZOM; November 2019 sebanyak 29 ZOM; Desember 2019 sebanyak 27 ZOM; Maret 2020 sebanyak 10 ZOM; April 2020 sebanyak 6 ZOM; Mei 2020 sebanyak 12 ZOM, dan Juni 2020 sebanyak 10 ZOM.

Sedangkan sifat hujan selama musim hujan 2019/2020 di sebagian besar daerah yaitu 250 ZOM diperkirakan normal dan 74 ZOM diperkirakan bawah normal. Sementara, yang berada pada batas normal sebanyak 18 ZOM.

 

Topik
MalangBerita MalangCuaca Panas Terjang MalangBadan Meterologi Klimatologi dan Geofisika

Berita Lainnya

Berita

Terbaru