MALANGTIMES - Jangan mudah percaya dengan orang asing atau orang yang baru dikenal. Sebab, bisa saja hal itu membuat anda apes dan mengalami kerugian materi jutaan hingga ratusan juta.

Seperti halnya yang dialami Sofwan, warga Turen, Kabupaten Malang ini. Pria berusia 61 tahun tersebut, mengalami kerugian sebesar Rp 500 juta, setelah uang miliknya dibawa kabur oleh kenalannya yang belum sehari ia kenal.

Kejadian tersebut bermula pada Rabu tanggal 25 september 2019, sekira pukul 11.00 wib, dimana korban baru saja turun dari sebuah angkot di Jalan Tangkuban Perahu, Kelurahan Kauman, Kecamatan, Klojen, Kota Malang.

Setelah turun, tak lama korban selanjutnya didatangi oleh orang asing yang mengaku bernama Ibrahim warga asli Singapura. Di situ, Ibrahim bertanya kepada korban tentang alamat sebuah panti sosial di daerah Sumberpucung.

Selang beberapa saat kemudian, muncul seorang perempuan yang mengaku bernama Refa dan kemudian berlagak akrab dengan korban mengajak untuk membantu Ibrahim mencari panti sosial tersebut.

Kemudian, tak lama setelah kedatangan Refa, muncul seorang laki-laki yang memanggil Refa mengendarai mobil avanza hitam dan mengaku bernama Andri. Saat itu, Andri juga mengaku sebagai seorang karyawan salah satu bank swasta.

Entah apa yang ada didalam pikiran Sofwan, hingga beberapa saat kemudian ia bersama orang-orang tersebut pergi menuju bank untuk menukarkan uang milik Ibrahim. Setelah dari bank, kemudian korban bersama tiga orang tersebut, yakni Refa, Ibrahim dan Andri, sepakat untuk ke Sumberpucung dan berlanjut ke rumah korban di Turen.

Di rumah korban, entah bagaimana ceritanya, korban kemudian menurut ketika diminta untuk mengambil tabungan milik korban. Setelah itu, korban dan tiga orang tersebut, menuju sebuah bank di Kota Malang untuk mencairkan uang milik korban sebesar Rp 500 juta.

Pelaku dan korban kemudian berkeliling menggunakan mobil pelaku, sampai akhirnya sekitar pukul 14.20 wib, mampir di sebuah rumah makan di kawasan Pulosari, Kota Malang.  

Sebelum turun dari mobil, pelaku meminta korban untuk meninggalkan uangnya di dalam mobil. Namun apesnya, setelah korban turun dari mobil, para pelaku kemudian justru kabur membawa uang Rp 500 juta meninggalkan korban. Dari situ, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Malang Kota sekitar pukul 17.30 wib.

Menanggapi laporan korban, Kasubag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni mengimbau kepada masyarakat untuk lebih hati-hati dan menjadi polisi bagi dirinya sendiri. "Kami terus mengimbau, jangan mudah percaya pada orang yang baru dikenal. Apalagi minta uang dengan jumlah yang banyak. Selalu waspada, hati-hati meskipun juga kepada orang yang sudah dikenal, antisipasi menjadi korban penipuan," pungkasnya.