Mohamad Soedarman yang disebut sebagai Cawabup Malang. (Foto: istimewa).
Mohamad Soedarman yang disebut sebagai Cawabup Malang. (Foto: istimewa).

MALANGTIMES - Mencuatnya nama Mohamad Soedarman yang diajukan sebagai salah satu calon wakil bupati (cawabup) Malang mencuri perhatian publik.

Baca Juga : Ini Jawaban Ustaz Yusuf Mansur saat Ditanya Apakah Dukung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Meski begitu, hingga saat ini belum ada informasi lengkap terkait Mohamad Soedarman, baik itu dari partai pengusung yang memiliki hak mengajukan nama untuk posisi itu, maupun dari pihak lainnya, seperti DPRD Kabupaten Malang. 

Isu yang beredar menyatakan bahwa Soedarman berasal dari kalangan akademisi yakni dosen dari STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) Malangkucecwara (ABM).

Dari penelurusan dan informasi yang diterima MalangTIMES, Soedarman merupakan dosen akuntansi di STIE Malangkucecwara.

Hal ini dinyatakan oleh Wakil Ketua III Kemahasiswaan STIE Malangkucecwara, Dr Drs Kadarusman Ak MM CA, saat dihubungi MalangTIMES melalui WhatsApp, Sabtu pagi (28/9/2019).

"Akuntansi," ujar Rusman, sapaan akrabnya, saat ditanya Soedarman mengajar apa.

Setelah mendapat nomor Soedarman dari Rusman, MalangTIMES langsung menghubungi cawabup tersebut melalui pesan WhatsApp untuk mengatur agenda bertemu dalam rangka wawancara. Sayangnya, Soedarman tidak bisa ditemui hari ini lantaran sedang perjalanan ke luar kota.

"Saya sedang otw luar kota mba," ucapnya.

Soedarman pun juga masih belum bisa ditelepon lantaran agendanya pada hari ini yang padat.

Baca Juga : Dewan Dorong Pemkot Malang Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19

"Kalau ada waktu saya kabari... hari ini jadwalnya masih padat mba," ungkapnya.

Seperti yang diketahui, setelah Bupati Malang nonaktif Rendra Kresna dijatuhi keputusan tetap dari Pengadilan Tipikor Surabaya, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa setelah beberapa bulan lama akhirnya melantik Sanusi dari plt bupati Malang hampir satu tahun menjadi  bupati Malang di Gedung Negara Grahadi, Selasa (17/9/2019) lalu. 

Dengan demikian, Sanusi melanjutkan sisa masa jabatan bupati Malang periode 2016-2021. Sedangkan kursi wabup Malang pun akhirnya kosong dan diminta juga oleh Khofifah untuk segera diisi.