Kapolres Malang Kota, AKBP Dony Alexander saat menyerahkan kembali motor masyarakat yang sempat dicuri (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kapolres Malang Kota, AKBP Dony Alexander saat menyerahkan kembali motor masyarakat yang sempat dicuri (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Halaman Polres Malang Kota, pagi ini mendadak seperti showroom kendaraan bermotor. Puluhan motor dan tiga mobil dari segala merek berjajar rapi di halaman Polres Malang Kota berbatas police line.

Baca Juga : Keluarkan Surat Edaran, Mulai Besok Bupati Malang Minta Warga Tidak Keluar Rumah

Ya adanya situasi itu, karena memang di Polres Malang Kota tengah ada Gebyar Expo, pengembalian barang bukti hasil kejahatan, temuan dan hasil operasi yang dilakukan Polres Malang Kota.

Kapolres Malang Kota, AKBP Dony Alexander SIK, MH menjelaskan, jika dalam Gebyar Expo ini terdapat 34 kendaraan roda dua dan tiga kendaraan roda empat 
yang memang merupakan hasil dari ungkap Satreskrim dari kasus curat, curas maupun curanmor beberapa kasus kejahatan lain.

"Selain itu, sebelumnya juga digelar Operasi Patuh dari Polda Jatim yang itu juga turut membantu dalam pengungkapan kasus, khususnya curanmor," bebernya.

Lebih lanjut dijelaskan, dari jumlah barang bukti yang ada, saat ini, telah sembilan orang yang mengambil kendaraan bermotornya. Itu terdiri dari delapan motor dan satu mobil.

"Saat ini terdata sekitar sembilan orang. Untuk yang sebelumnya, sudah ada sekitar 15 unit yang sudah diambil. Kami kembalikan, tapi proses masih terus berjalan," paparnya.

Mengenai Gebyar Expo, pihaknya berharap, agar kegiatan ini bisa terus berlangsung dalam waktu tertentu, baik itu perminggu, perbulan, maupun pertriwulan.

"Saya harapkan Reserse terus memberikan keamanan masyarakat. Selain itu, dalam pengambilan barang bukti juga jangan dipersulit," paparnya.

Dalam proses pengambilan barang bukti kendaraan, syarat-syaratnya tidaklah sulit. Masyarakat yang memang merasa kehilangan kendaraan, bisa membawa  BPKB maupun STNK serta surat laporan kepolisian tanda kehilangan.

Baca Juga : Polisi Akui Kejahatan Jalanan Kota Malang Meningkat Usai Program Asimilasi

"Masyarakat yang memang kehilangan kendaraan, segera melapor agar segera ada tindak lanjut," jelasnya.

Di sisi lain, salah seorang masyarakat yang kehilangan kendaraan, yakni Ahmad Thoriq, mengaku sangat senang dan berbahagia jika satu-satunya sepeda motor miliknya telah dikembalikan.

Kini ia yang sedang menempuh kuliah di salah satu kampus kawasan Dinoyo, tak perlu jalan kaki lagi. Setelah pengambilan ini, ia bakal bisa menaiki motor kesayangannya untuk berangkat kuliah.

"Ya saya bersyukur sekali mas. Untungnya nggak jadi hilang. Terima kasih, pihak kepolisian telah membantu menggagalkan pencurian motor saya," ungkap mahasiswa asli Lumajang ini.