MALANGTIMES - Nama calon wakil bupati (wabup) Malang yang akan jadi tandem Bupati Sanusi sampai Februari 2021 mendatang telah masuk di meja pimpinan DPRD Kabupaten Malang.

Hal ini dinyatakan secara langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto kepada MalangTIMES. Didik, yang baru dilantik menjadi ketua dewan definitif ini, mengatakan bupati Malang telah mengirim dua nama terkait calon wakilnya kepada DPRD.

"Betul, ada dua nama yang dikirim oleh bupati Malang kepada kami. Dua nama ini merupakan pilihan dari gabungan partai politik pengusung Rendra-Sanusi," kata Didik, Jumat (27/09/2019).

Nama calon wabup tersebut adalah Mohamad Soedarman yang menurut beberapa informasi merupakan dosen di salah satu perguruan tinggi swasta Malang serta Abdur Rosyid Assadullah yang, menurut Didik. bukan berasal dari kader parpol pengusung. "Jadi, dua nama itu, saya lupa lengkapnya, telah diajukan melalui surat oleh bupati. Karena memang aturannya yang bersurat itu adalah bupati kepada DPRD," ucap politikus PDI-Perjuangan ini.

Disinggung kapan akan dilakukan pemilihan dan penetapan dari satu di antara dua calon wabup Malang tersebut, seperti permintaan Sanusi, Didik mengatakan sampai saat ini alat kelengkapan DPRD masih belum ditetapkan. Sehingga perlu menunggu hal tersebut terlebih dahulu, baru bisa melakukan pemilihan panitia yang berasal dari anggota DPRD dengan jumlah sebanyaknya 15 orang.

"Kami tetapkan dulu kelengkapan DPRD. Insya Allah, Senin (30/09/2019) depan kami tetapkan. Sehingga kami bisa bisa melakukan pemilihan calon wabup dan menetapkannya dalam sidang paripurna," urainya.

Terkait batas waktu penetapan wabup Malang, Didik menyampaikan masih ada waktu untuk hal itu. Menurut dia, untuk wabup, sesuai aturan, yang ada dihitung dari bulan September 2019 sampai Februari 2021. "Jadi, hitungannya 18 bulan untuk wabup. Jadi, masih ada waktu. Tapi, seperti yang diminta oleh pemerintah pusat, semakin cepat semakin baik wabup ditetapkan," pungkas Didik.