Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan DLH Kota Malang, Joao Maria Gomes Je Carvalho (Hendra Saputra)
Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan DLH Kota Malang, Joao Maria Gomes Je Carvalho (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Bidang Kebersihan tegaskan siap untuk membantu masyarakat membuat 'Bhumi Arema' semakin terlihat bersih.

Berkolaborasi dengan masyarakat adalah hal yang diharapakan oleh DLH Kota Malang agar daerah yang dipimpin oleh Drs. Sutiaji ini selalu terjaga kebersihannya.

Baca Juga : Terkuak, Data Petani Terkena Limbah Greenfields Sejak Tahun Lalu Telah Dilaporkan, Tapi...

Kepala Bidang Kebersihan DLH Kota Malang, Joao Maria Gomes Je Carvalho atau yang lebih akrab disapa Joe mengaku bahwa pihaknya siap menerima permintaan dari masyarakat jika ingin dibantu dalam membersihkan daerah.

"Apapun kegiatannya kami siap bantu, karena ini menyangkut kebersihan dari Kota Malang sendiri, dan ini memang tugas dari kami," ujar Joe kepada MalangTIMES.

Lanjut Joe, dirinya menegaskan bahwa membantu dalam hal ini bukan terjun sendiri untuk membersihkan tempat yang diinginkan oleh orang yang memberikan permintaan. Karena tugas sebenarnya dari DLH sendiri memang untuk membersihkan wilayah yang tidak bisa dijangkau oleh masyarakat, seperti contoh poros jalan raya.

"Kami siap saja membantu masyarakat, tapi kalau ada permintaan itu pasti juga masyarakat harus terjun juga kami membantu dan menyediakan armada pengangkut sampahnya. Kalau hanya kami yang turun itu bukan permintaan, tapi diminta untuk membersihkan. Intinya mari bersama-sama membuat Kota Malang selalu bersih," ungkap Joe.

Baca Juga : Cegah Penyebaran Corona, Alun-Alun Kota Batu Ditambah 3 Tempat Cuci Tangan

Sebelumnya, Joe mengaku pihaknya sudah turun membantu sekumpulan mahasiswa di kawasan Jalan Panji Suroso untuk melihat seberapa banyak sampah dari jam ke jam.

"Kami ada kolaborasi dengan mahasiswa di (Jalan) Panji Suroso beberapa hari lalu. Menyapu dan sampahnya diangkut lalu ditimbang. Mereka pengen tahu disana itu ada berapa sampah dari jam sekian ke jam sekian. Dan saat itu satu mini dump truck penuh itu," pungkas nya.