JUMAT SINAU, Barenlitbang Beberkan Pedoman Dokumen Renstra

Sep 27, 2019 13:56
Suasana JUMAT SINAU yang di gelar Barenlitbang Kota Malang (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Suasana JUMAT SINAU yang di gelar Barenlitbang Kota Malang (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Persoalan pembuatan dokumen Rencana Strategi (Renstra) Perangkat Daerah menjadi hal penting yang harus diperhatikan dalam semua rencana pembangunan atau segala program di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. 

Baca Juga : Warga Terdampak Covid-19 di Kabupaten Malang, Bakal Dapat Pasokan Makanan Dapur Keliling

Hal inilah yang menjadi topik bahasan dalam forum JUMAT SINAU yang digelar Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Kota Malang, Jumat (27/9).

Semua informasi pedoman pembuatan Renstra dijelaskan secara rinci kepada undangan yang dihadiri oleh Kasubag Perencanaan Perangkat Daerah di lingkup Pemkot Malang. 

Kepala Barenlitbang Kota Malang Erik Setyo Santoso, menyatakan tahun ini menjadi tahun terberat dalam penyusunan Renstra. Karena dimulai dengan pergantian kepala daerah, yang juga berpengaruh pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Saya jelaskan tahun ini paling ribet, adanya pergantian kepala daerah dan wakilnya artinya ada RPJMD baru. Hal itu sudah menjadi urutannya, ketika RPJMD lahir maka akan diikuti Peraturan Wali Kota Malang (Perwal) tentang Renstra-nya," ujar dia saat mengisi materi Renstra di ruang rapat Barenlitbang.

Ia menambahkan, adanya suatu kebijakan dalam kelembagaan maka Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) di lingkup Pemkot Malang juga akan berubah. "Jadi secara urutan itu kelembagaan lahir, RPJMD lahir, Perwal SOTK mengikuti, Perwal Renstra mengikuti," imbuhnya.

Baca Juga : Dinsos-P3AP2KB Salurkan Bantuan bagi 1.666 Warga Miskin

Nah, setelah masuk tahapan dokumen perencanaan penyusunan Renstra, maka selanjutnya akan ditetapkan menjadi produk hukum daerah dalam bentuk Perwal. "Perangkat daerah menyampaikan rancangan akhir Renstra-nya ke Bapedda, Bapedda menyampaikan ke pak wali melalui Sekda, dari situlah baru menjadi Perwal," paparnya.

Karenanya, melalui forum diskusi JUMAT SINAU tersebut diharapkan keselarasan dan persamaan dalam penyusunan bisa sama-sama dipahami. Sehingga saat penyerahan dokumen, sudah langsung layak untuk diproses ke tahap selanjutnya.

"Kami berharap sekali nantinya dokumen itu sudah cukup seragam sehingga sudah layak proses. Jadi dokumen rencana itu akan jadi produk hukum daerah, maka kelengkapan isi, masterplan dan yang lainnya harus sudah ada," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
MalangBerita MalangBarenlitbang Kota MalangJUMAT SINAU di MalangBadan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Kota MalangRencana Pembangunan Jangka Menengah DaerahPeraturan Wali Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru