Salah satu armada DLH Kota Malang untuk mengangkut sampah (Hendra Saputra)
Salah satu armada DLH Kota Malang untuk mengangkut sampah (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Bidang Kebersihan akan hadir di Car Free Day, Minggu (29/9/2019) besok karena diminta bantuan oleh mahasiswa dari Universitas Brawijaya untuk menyediakan armada pengangkut sampah.

Baca Juga : Warga Terdampak Covid-19 di Kabupaten Malang, Bakal Dapat Pasokan Makanan Dapur Keliling

Sebagai pelayan masyarakat, DLH Kota Malang khususnya bidang kebersihan senantiasa siap membantu masyarakat jika dibutuhkan. 

Hal tersebut karena mereka sama-sama ingin melihat 'Bhumi Arema' tampak bersih.

Kepala Bidang Kebersihan DLH Kota Malang, Joao Maria Gomes Je Carvalho atau yang akrab disapa Joe mengaku bahwa pihaknya sudah menerima surat permintaan bantuan oleh sekelompok mahasiswa.

"Ada mahasiswa dari (Universitas) Brawijaya rencananya akan lakukan kegiatan bersih-bersih pada hari Minggu. Mereka rencananya melakukan imbauan dan demo kepada masyarakat yang ada disana agar tidak membuang sampah sembarangan," ujar Joe kepada MalangTIMES.

Saat ditanya apa saja yang dibutuhkan para mahasiswa itu, Joe mengaku bahwa nantinya DLH akan menyediakan armada pengangkut sampah dimana nantinya akan ditaruh di sepanjang Car Free Day. 

Kemudian mahasiswa tersebut akan memberikan contoh kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

Baca Juga : Dinsos-P3AP2KB Salurkan Bantuan bagi 1.666 Warga Miskin

"Jadi kami diminta untuk menyediakan tempat sampah nanti ditaruh berapa meter ada satu berapa meter ada satu lagi dan seterusnya, secukupnya armada kami," katanya.

Lebih dari itu, Joe mengapresiasi langkah mahasiswa Universitas Brawijaya yang ingin merubah mindset masyarakat Kota Malang yang masih menggunakan kantong plastik. 

Dan pada hari Minggu tersebut mahasiswa itu akan membawa kantong belanja yang ramah lingkungan.

"Nanti juga mereka akan membawa kantong belanja yang ramah lingkungan, jadi pembelajaran bagi masyarakat agar tidak menggunakan kantong plastik. Di sana jika ada orang yang menggunakan kantong plastik akan diberhentikan dan ditukar. Sangat bagus," tutupnya.