Tersangka kasus pencurian saat diamankan polisi (Foto : Polsek Turen for MalangTIMES)
Tersangka kasus pencurian saat diamankan polisi (Foto : Polsek Turen for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Belum sepekan setelah dinyatakan bebas menjalani masa tahanan, soerang remaja putri berinisila TK warga Jalan Kauman, Desa Sanankerto, Kecamatan Turen ini, kembali dijebloskan polisi ke dalam sel tahanan Mapolsek Turen.

Gadis 17 tahun itu, kembali berurusan dengan polisi karena terbukti melancarkan aksi pencurian. ”Tersangka kami amankan sesaat setelah mencuri satu unit handphone (HP) dan sejumlah uang milik korban. Dikarenakan masih di bawah umur dan merupakan seorang perempuan, membuat kami akhirnya melimpahkan kasus ini ke Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Malang,” kata Kanit Reskrim Polsek Turen, Iptu Soleh Mas’udi, Rabu (25/9/2019).

Berdasarkan laporan yang diterima pihak kepolisian, aksi pencurian ini terjadi pada Senin (23/9/2019) malam. Saat itu TK melancarkan aksinya di rumah Kurnia Widodo yang beralamat di Jalan Kauman, Desa Sanankerto, Kecamatan Turen.

Dari hasil penyidikan, modus yang digunakan pelaku adalah dengan cara masuk ke dalam rumah korban melalui pintu utama. Dimana saat melancarkan aksinya, korban dan penghuni rumah sedang tidak ada di kediamannya.

Mengetahui tetangganya sedang berpergian, TK yang memastikan situasi aman langsung bergegas masuk ke dalam rumah. Saat itu pintu rumah korban memang tidak sedang terkunci.

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, tersangka bergegas mencari berbagai barang berharga milik korban yang disimpan di beberapa ruangan rumah. ”Selain mengambil satu unit HP, sejumlah uang milik korban juga dicuri oleh pelaku. Akibatnya korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 2,6 juta,” terang anggota polisi yang akrab disapa Soleh ini.

Usai melancarkan aksinya, lanjut Soleh, tersangka langsung meninggalkan lokasi kejadian melalui jalan semula. Yakni pintu utama rumah korban.

Berselang beberapa saat kemudian, Kurnia Widodo yang pulang ke rumah usai berpergian mendapati seisi ruangan di rumahnya berantakan. Merasa ada yang tidak wajar, korban kemudian mengecek barang berharga miliknya, dan mendapati jika HP dan uang miliknya sudah raib.

Menyadari jika baru saja menjadi korban pencurian, pria 49 tahun itu akhirnya melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Mendapat laporan, anggota Unit Reskrim Polsek Turen dikerahkan ke lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan.

Dari hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan keterangan beberapa saksi yang dihimpun polisi, tersangka pencurian tersebut mengarah kepada TK. ”Setelah memastikan jika dia (TK) adalah pelakunya, petugas akhirnya meringkus tersangka saat yang bersangkutan sedang berada di rumahnya,” tegas Mantan Kanit Reskrim Polsek Dampit ini.

Selain menggelandang TK ke Mapolsek Turen, polisi juga menyita satu unit HP Vivo lengkap dengan Dusbooknya yang disimpan dirumah tersangka, sebagai barang bukti hasil pencurian. ”Berdasarkan catatan kepolisian, tersangka TK ini sudah pernah menjalani masa tahanan akibat kasus penipuan dan penggelapan. Belum ada sepekan setelah dinyatakan bebas, pelaku akhirnya kami jebloskan kembali ke penjara lantaran terbukti melancarkan aksi pencurian,” tutup Soleh saat dikonfirmasi MalangTIMES.com.