Ketua panpel Arema FC Abdul Haris (Hendra Saputra)
Ketua panpel Arema FC Abdul Haris (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Pertandingan antara Arema FC menghadapi tim tamu PSS Sleman akan menjadi laga menarik. Pasalnya, suporter kedua tim hadir dan mendukung tim kesayangannya. 

Panpel Singo Edan -julukan Arema- memastikan memberikan kuota untuk Slemania ataupun Brigata Curva Sud (BCS) -suporter PSS Sleman- yang ingin hadir di Stadion Kanjuruhan, Selasa (24/9/2019) besok sore.

Panpel Arema FC ingin selalu mematuhi regulasi dari PT Liga Indonesia dengan memberikan kuota suporter tim tamu sebesar 5 persen dari kapasitas stadion. Ketua panpel Arema FC Abdul Haris menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan kuota untuk Slemania yang ingin mendukung PSS Sleman secara langsung di Stadion Kanjuruhan.

"Ini baru dapat info dari panpel Slemania akan hadir dan minta kuota sesuai dengan regulasi (5 persen). Saya sebagai panpel akan menyiapkan sesuai regulasi. Kalau tidak menyediakan, jelas kami terkena sanksi," ujar Haris.

Saat ini, Haris mengaku juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak keamanan dalam hal ini Kepolisian untuk mengatur tempat duduk Slemania di Stadion Kanjuruhan. "Nah setelah kami koordinasi dengan pihak kepolisian, rencananya akan kami tempatkan di tribun pintu 1," katanya.

Selain mengatur tempat duduk, Abdul Haris juga sudah menata bagaimana skema keamanan untuk menjaga agar situasi Stadion Kanjuruhan tetap nyaman dan pertandingan berjalan dengan baik.

"Karena ini main sore hari, akan kami siapkan keamanan dan kenyamanannya. Tapi begitu juga dengan Aremania. Saya imbau untuk memberikan tempat dan menjadi tuan rumah yang baik bagi Slemania ataupun BCS," ucapnya.

Disinggung mengenai sempat terjadinya keributan antara oknum suporter saat PSS Sleman menjamu Arema FC di putaran pertama lalu, Haris mengaku bahwa ia tidak ingin kejadian tersebut terjadi di Stadion Kanjuruhan. Menurut dia, sejatinya Singo Edan ingin menjadi tuan rumah yang baik bagi siapa pun.

"Tentu menjadi catatan bagi kami dengan pihak keamanan. Tapi selaku panpel kami harus siap untuk menjadi tim tuan rumah yang baik agar kejadian yang tidak diinginkan tidak sampai terjadi," pungkasnya.