Kondisi jenasah Nuralim korban kecelakaan yang ditmukan tewas di sungai sesaat sebelum dievakuasi ke kamar mayat RSSA Malang (Foto : Istimewa)
Kondisi jenasah Nuralim korban kecelakaan yang ditmukan tewas di sungai sesaat sebelum dievakuasi ke kamar mayat RSSA Malang (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Kisah tragis dialami Nuralim, warga Dusun Niwen, Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir. 

Sehari berselang  setelah sempat dinyatakan menghilang, pria 74 tahun itu ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan.

Baca Juga : Ditemukan Sepatu, Kaus Kaki, Topi di Dekat Hilangnya Pendaki Gunung di Kota Batu

Jasad korban ditemukan warga mengambang di perairan Sungai Kresek yang ada di, Desa Palaan, Kecamatan Ngajum, Sabtu (21/9) pagi. 

”Sesaat setelah mendapat laporan adanya kasus penemuan mayat, jenasah korban langsung dievakuasi ke kamar mayat RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Malang,” kata Kapolsek Ngajum, AKP Farid Fathoni.

Berdasarkan informasi yang dihimpun polisi, sehari sebelum ditemukan meninggal dunia, Jumat (20/9/2019) siang, Nuralim sempat berpamitan kepada keluarganya jika hendak keluar rumah karena ada keperluan.

Saat itu korban pergi dari rumah dengan mengendarai sepeda motor. 

Namun hingga malam hari, Nuralim tak kunjung pulang ke rumah. Merasa khawatir, pihak keluarga akhirnya mencari keberadaan korban.

Sehari berselang, Sabtu (21/9/2019), salah satu warga Desa Palaan, Kecamatan Ngajum yang kebetulan melintas di kawasan Sungai Kresek melihat ada seonggok mayat yang mengambang di sungai.

Mengetahui hal itu, saksi akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa setempat yang kemudian dilanjutkan ke pihak kepolisian.

Mendapat informasi adanya kasus penemuan mayat, petugas gabungan dari Polsek Ngajum dan tim medis dari puskesmas terdekat diterjunkan ke lokasi kejadian.

”Dari hasil penyidikan sementara, diduga kuat korban meninggal karena kecelakaan tunggal yang mengakibatkan korban terjatuh ke dalam sungai,” terang Farid.

Dugaan tersebut juga dikuatkan dengan hasil analisa tim medis yang sempat memeriksa kondisi jenasah sesaat sebelum dibawa ke kamar mayat. 

Baca Juga : Lari seperti Kesurupan, Pendaki Hilang di Gunung Buthak Panderman Batu

Dimana di sekujur tubuh korban tidak ditemukannya luka bekas penganiayaan.

”Lantaran diduga korban meninggal karena kecelakaan, kasus ini akhirnya ditangani Unit Laka Lantas Polres Malang,” jelas mantan Kasubag Humas Polres Malang ini saat dikonfirmasi MalangTIMES.com.

Terpisah, Kanit Laka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto membenarkan dugaan korban yang meninggal karena kecelakaan tersebut. 

 

 

Dari olah TKP yang dilakukan petugas, korban yang saat itu mengendarai sepeda motor Vega nopol N-4504-DY, diduga sempat hilang kendali saat melintas di sekitar lokasi kejadian.

Lantaran tidak bisa menguasai rem dan laju kendaraannya, sepeda motor yang dikendarai Nuralim akhirnya oleng dan nyungsep kedalam sungai. 

Miris, disaat bersamaan situasi yang sepi ketika kecelakaan terjadi membuat tidak ada seorang pun yang menolong korban, hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia keesokan harinya.

”Kasusnya masih dalam tahap pendalaman, tapi dugaan awal korban meninggal memang karena kecelakaan. Namun untuk memastikannya, anggota masih mendalami hasil olah TKP serta meminta keterangan dari beberapa saksi guna kepentingan penyidikan,” tutup Agus.