Kondisi rumah sesaat setelah kebakaran terjadi (Foto : Polsek Kepanjen for MalangTIMES)
Kondisi rumah sesaat setelah kebakaran terjadi (Foto : Polsek Kepanjen for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sebuah rumah yang berlokasi di Jalan Welirang, Kelurahan/Kecamatan Kepanjen ludes dilahab api, Sabtu (21/9/2019) dini hari. 

Beruntung tidak ada korban jiwa atas insiden kebakaran tersebut. 

Sebab saat pristiwa kebakaran terjadi, bangunan rumah milik Misriati tersebut dalam keadaan kosong.

”Tidak ada korban jiwa atas insiden kebakaran ini. Kasusnya masih dalam tahap penyidikan, diduga kuat penyebab kebakaran adalah tungku arang milik salah satu warga yang masih menyala saat di tinggal pulang usai berjualan,” kata Kapolsek Kepanjen, Kompol Bindriyo.

Berdasarkan hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan keterangan dari bebrapa saksi yang dihimpun polisi, kronologi kebakaran ini bermula saat salah satu warga yang bernama Sulistiyaji, pulang ke rumahnya usai berjualan nasi bungkus.

Setibanya di rumah, tepatnya sekitar pukul 23.30 WIB, pria 41 tahun itu langsung memarkirkan gerobak dagangannya ke samping rumah Misriati (korban). 

Sebelum bergegas masuk ke dalam rumahnya, Sulistiyaji sempat mematikan arang pada tungku yang ada di dalam gerobak dagangan miliknya.

Dipastikan api sudah padam, Sulistiyaji akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumahnya yang berada disekitar lokasi kejadian. 

Sekitar dua jam kemudian, arang yang semula dikira padam tersebut diduga kembali menyala.

Hingga akhirnya bara api tersebut merembet ke rumah semi permanen yang kebetulan terbuat dari gedhek (anyaman bambu). 

Warga sekitar lokasi kejadian yang mengetahui rumah Misriati terbakar, langsung berhamburan memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Khawatir kebakaran bakal meluas, kejadian ini dilaporkan warga ke perangkat desa setempat sebelum akhirnya dilanjutkan ke pihak kepolisian. 

Mendapat laporan, beberapa anggota Polsek Kepanjen yang sedang piket langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. 

”Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 02.00 WIB dini hari,” sambung Bindriyo.

Perwira polisi dengan pangkat satu melati di bahu ini menambahkan dari analisa pihak kepolisian kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai jutaan rupiah. 

Sebab selain bangunan rumah ludes terbakar, beberapa perabotan rumah tangga seperti kasur, ranjang kayu, dan kursi sofa juga ludes dilahap api.

”Guna kepentingan penyidikan, gerobak dagangan yang diduga menjadi penyebab kebakaran kami amankan sebagai barang bukti,” tutup Bindriyo kepada MalangTIMES.com.